Rezeki anak soleh enggak kemana, mungkin inilah yang kami rasakan hari ini. Ceritanya, saya beserta istri dan fatih diajak buka puasa bersama di luar oleh bg and the family. Tempatnya dimana? Saya harap teman-teman bisa menebaknya dengan benar.
Untuk membantu teman-teman menebak tempatnya, saya akan menyertakan foto-foto sebagai berikut.
Luar biasanya, di waktu yang singkat itu bg menyempatkan diri mempersiapkan bahan tulisan sebelum makan malam. Hanya butuh waktu sekitar 10 menit, 1 postingan pun terdata di dunia maya. Mungkin begitu lah para Steemian yang telah merasakan nikmatnya mendulang SBD dan Steem setelah sekian lama berkarya di Steemit. Sebagai Steemian yang ingin memulung uang virtual sebanyak-banyaknya, bagian ini tentu saja patut kita tiru.
Magic nya lagi, dari semua makanan yang dipesan, beliau memilih pancake durian sebagai pembuka dinner malam ini. Artinya, beliau tidak memiliki masalah dengan lambung. Sementara untuk kita yang punya riwayat sakit maag atau asam lambung, jenis pembuka ini sangat tidak disarankan!
Sebagai informasi, bg telah mendapatkan dukungan semangat dari teman-teman Komunitas Steemit indonesia sebagai salah satu
. Seperti postingan di blognya, beliau sangat aktif mempromokan Steem/it kepada calon investor. Dimulai dari teman-teman dokternya hingga tidak tertutup kemungkinan merambah kepada pengusaha kaya di Indonesia.
Bahkan, momen ini juga tidak terlepas dari pembahasan kami tentang steemit dan steemambassador. Saya selalu punya pertanyaan tentang benefit yang muncul dari steemambassador itu sendiri. Beliau dengan tenang menjelaskan rinciannya.
Teman-teman udah tahu tempatnya dimana?
Silahkan jawab di kolom komen!
Alhamdulillah, sejengkal perut ini kembali terisi sebagai sumber energi untuk melakukan kebaikan. Terima kasih bg dan kak
, semoga Allah memudahkan rezeki keluarga kita agar bisa berbagi lagi dengan siapa saja yang membutuhkan.
Terima kasih sudah mampir.
Salam pendidik.