Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Apa kabar sahabat steemian di seluruh Indonesia? Semoga anda masih mau mampir ke blog saya dan mengambil manfaat dari tulisan yang saya bagikan ini.
Sengaja saya menulis ini untuk saya dedikasikan buat steemian baru, khususnya yang masih bingung dalam menuntaskan sebuah tulisan. Sementara kita perhatikan steemian lainnya justru terlalu asyik menulis tiada henti, seolah-olah energinya tidak pernah habis. Mengapa hal ini terjadi? Apa yang membedakannya?
Sebenarnya, profesi menulis itu tidak jauh berbeda dengan berbagai profesi lainnya. Setiap orang yang sukses dalam menjalankan profesinya, pasti memiliki sesuatu yang membuatnya dirinya naik ke puncak. Semua itu tidak terlepas dari sesuatu yang disebut MOTIVASI.
Jadi, hal yang membedakan antara penulis produktif dan kreatif dengan penulis yang gagal adalah motivasinya. Mengapa motivasi, bukan hal lain? Sebab motivasi itulah yang mampu menggerakkan orang malas menjadi rajin bekerja, orang sakit menjadi sembuh, orang lemah menjadi kuat, orang bodoh menjadi pintar, dan berbagai keajaiban lainnya.
Lantas, bagaimana cara menumbuhkan motivasi dalam diri seseorang? Mengapa juga motivasi seorang penulis dengan penulis lainnya selalu berbeda-beda?
Motivasi lahir bukan tanpa alasan. Perbedaan motivasi seseorang itu disebabkan oleh latar belakang pendidikan, pergaulan, lingkungan, kebiasaan, dan pola pikir. Jadi kalau anda termasuk orang yang masih belum memiliki semangat kuat untuk menulis, maka perlu dipertanyakan motivasi anda dalam menulis. Jangan-jangan anda menulis hanya karena mengikuti ajakan teman dan tergiur hadiah uang dollar yang dijanjikan, bukan karena anda memang suka menulis.
Jika awalnya anda bergabung di Steemit ini hanya karena uang, saya bisa memakluminya. Itu tidak salah. Semua orang juga butuh uang. Namun, kalau motivasi anda hanya sekadar ingin memiliki uang, rasanya anda salah masuk ke Steemit, karena untuk memperoleh uang di sini tetap diperlukan kerja keras.
Kalau anda ingin sukses di Steemit ini, maka anda tidak bisa asal menulis atau asal posting tulisan, gambar atau video semata. Anda harus mampu menampilkan tulisan yang menarik, baik dari sisi kepenulisan, maupun dari sisi objek yang ditulis atau substansi dari isi tulisan anda. Selain itu anda juga harus pandai bergaul dengan steemian lainnya dan menjaga etika berkomunikasi. Anda juga dituntut untuk terus belajar membaca fenomena sosial dan politik yang terjadi, baik yang ada di sekitar anda, di Indonesia, maupun di dunia.
Oh my god! Seberat itukah untuk sukses di Steemit? Tidak juga. Semua itu menjadi mudah kalau anda sudah memiliki motivasi yang kuat untuk menulis. Ayo ikuti terus tulisan saya ini dan cari tahu apa yang menjadi rahasianya.
Ada beragam motivasi ketika seseorang itu berniat menjadi penulis. Misalnya seorang pegawai di bagian Humas (Hubungan Masyarakat) yang ditugaskan pimpinan kantornya untuk mengikuti kegiatan pelatihan menulis, bisa saja motivasinya belajar menulis hanya ingin memenuhi tugasnya sebagai pegawai, bukan karena dirinya ingin menjadi penulis.
Begitu juga seorang guru yang belajar menulis hanya karena ada tuntutan dari kantornya. Jika dia mau menulis dan tulisannya berhasil terbit di sebuah media penerbitan, maka dirinya akan mendapatkan sejumlah poin tertentu yang berpengaruh terhadap karirnya mengajar.
Seorang wartawan yang bekerja di sebuah surat kabar menulis karena tuntutan pekerjaan. Dia bekerja untuk menulis, sehingga kalau tidak menulis, maka dia tidak mendapatkan gaji atau honor dari tempatnya bekerja. baginya, motivasinya menulis ya untuk mendapatkan uang.
Ada juga seorang mantan pejabat yang pensiun dari kerjanya. Secara materi, dia sudah sangat berkecukupan. Uangnya banyak, begitu juga dengan ilmunya. Ketika dia mau belajar menulis, bisa saja motivasiya hanya sekadar mengisi waktu luang, bukan karena uang. Bisa juga karena dirinya ingin membagikan ilmu dan pengalamannya selama ini melalui tulisannya.
Lain lagi dengan seorang seniman muda berbakat yang kurang beruntung secara ekonomi. Dia belajar menulis karena ingin namanya dikenal orang. Selama ini dia sudah memiliki karya lukisan yang bagus dan sering mendapat kejuaraan dalam berbagai lomba lukis, tetapi namanya belum begitu dikenal orang. Melalui tulisan dia ingin mempublikasikan karyanya ke publik agar lebih cepat dikenal orang. Jika sudah dikenal, harga lukisannyan pun bisa terjual mahal.
Sekarang saya mau bertaya kepada anda. Apa motivasi menulis anda? Apakah demi uang? Karir? Cuma mengisi waktu luang? Memiliki nama besar atau terkenal? Atau cuma sekadar iseng, atau latah ikut-ikutan teman saja? Silakan anda jawab sendiri dengan jujur.
Kalau motivasi anda lemah, maka jangan harap anda bisa terus menulis, apalagi menjadi seorang penulis produktif. Jika anda tetap ingin menjadi seorang penulis produktif, saya sarankan agar anda segera mengubah motivasi anda. Belum terlambat untuk berubah.
Oh iya, bagaimana dengan motivasi saya sendiri? Mengapa saya bisa produktif menulis? Jawabannya sederhana. Bagi saya menulis itu bukan lagi sekadar hobi atau alat untuk mencari nafkah, melainkan salah satu jalan untuk beribadah kepada Allah SWT.
Melalui tulisan yang bermanfaat saya berharap banyak orang yang bisa tercerahkan. Bukankah dalam agama Islam yang saya anut dianjurkan untuk berbagi ilmu, walau cuma sedikit? Orang yang terbaik disisi Allah adalah orang yang paling banyak manfaatnya bagi makhluk lainnya dan alam semesta.
Semoga kumpulan kata-kata di atas ada manfaatnya. Saya senang kalau anda terinspirasi dan bisa mengambil hal positif dari tulisan di atas.
Salam pena kreatif dari Bandung untuk Indonesia.