Sebelumnya baca Part 1 pada link di bawah ini:
https://steemit.com/indonesia/@kemul/jalan-jalan-sebelum-pulang-part-1-0ddb5c2976455
Sambungan...
“Satuuuu, duaaaa, tiiiiiga, ok! gaya lain! okkkeee, lagi, udah! Nih, mbak , makasi ya mas”. Aksi motret gadis-gadis tak dikenal itupun selesai. Setelah itu, kami melanjutkan lagi perjalanan untuk mengelilingi taman sari Ngayogyakarta.
Berjalan santai menyususuri lorong-lorong sembari melihat mural-mural di tembok samping kanan dan kiri. Kami sesekali bersinggungan dengan wisatawan domestik dan mancanegara.Ternyata memang benar selain dijuluki kota pelajar dan budaya, Jogja juga dijuluki kota wisata. Tak salah jika memperdalam ilmu pariwisata di kota kesultananan ini.
Langkah kaki kami terhenti untuk mengabadikan beberapa foto di jalan tembok bermural itu. Kemudian kami melangkah lagi ke tempat yang lain. Jalan-henti-foto, jalan-henti-foto lagi. Begitulah kira-kira, lihat foto-fotonya di bawah ini:
És Dawet
Ada apa dengan és dawet? Mengapa tiba-tiba menyinggung és dawet? Bukan apa-apa, sebenarnya aku hanya ingin bercerita hal yang membuat aku dan terbahak mendengar bg
tidak tahu kalau yang diminumnya adalah és dawet.
Ia mengatakan "mangat ie nyoe yang berarti pengungkapan rasa enak terhadap air yang barusan diminumnya. Di tambah lagi kami tahu bahwa bg merupakan salah satu kaum penikmat kupi phet, kalau direlasikan dengan tulisan presiden Lempap
tentang "surat untuk peminum kopi pahit" maka ia lebih memilih dan suka kepada kopi pahit dibanding és dawet.
Untuk lebih memahami konteks cerita di atas, ada baiknya Anda membaca tulisan
Bang agak terkejut setelah kami beritahu kebenaran tentang minuman yang hampir habis diminumnya itu. Ia coba menyangkal dengan menjawab "tapi kan tidak semua es dawet enak", "hahahah, gak mau tau pokoknya bg
telah mengatakan bahwa és dawet enak, ya gak Mok
". Hahahah, semakin tertawa kami saat itu.
Setelah tertawa senang dan meminum habis es dawet, kami pun pulang ke Asrama Sabena, dan mengantar bg ,
dan
ke stasiun. Sampai jumpa kembali di jogja.
tidak memihak kepada es dawet maupun kopi pahit. Yang penting syukuri apa yang ada. Alhamdulillah. 😂
Tapi kalo diingat-ingat kejadian waktu itu. Lucu juga statement spontanitas bg , ya gak
.
Salam kopi pahit
Salam és dawet
Salam Steemian
Salam damai