| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
|
These days one can learn everything at home autodidactic.
You can search any kind of learning materials online. Tutorial videos are scattered everywhere and it's for free, it's not always necessary to download it and pay for it, at least until you decide to learn further at an advance level or be a professional. You don't really need school just to learn something, the main advantage of school is the diplomas or certificates issued by it. I have been learning foreign language online. During my study I also got a lot of help from YouTube, especially in a subject like AutoCAD- and CATIA-Software. Just counting on attendance of lecture alone is simply not enough, even just to be able to pass the exam. Lately after having a baby I was getting interested in trying to make stuffs for my princess. By making it my self I could choose high quality materials and it would suit her the best compare to the mass production stuffs. Especially because she's a mini baby, and perhaps would stay petite as well after growing up because both parent are not tall either. :-D Most textile products in the market are just too huge and too long for us, and would always need to be altered LOL. I never thought I would have enough patience to learn crocheting, however my friends told me that this activity is exactly the best choice to learn to be patience. Finally I did give it a try and tadaaaaaaaa... These are the result of my new learned skill. I have started since last month to make this christmas dress and bonnet for my little J, it's so fortunate that it's finished on time just a few days before christmas. |
Jaman sekarang semuanya bisa dipelajari sendiri secara otodidak dirumah, yang penting adalah niatnya.
Kita bisa menemukan materi untuk belajar online.
Video tutorial tersebar dimana-mana dan gratis pula, tanpa harus mendownload dan membayar untuk itu. Setidaknya selama kita belum sampai pada tahap lanjut dimana mungkin kita ingin belajar lebih jauh dan menjadi profesional misalnya. Kita ngga selalu butuh sekolah untuk mempelajari ilmu dan keahlian apapun. Keuntungan terbesar dari sekolah itu pada prinsipnya hanyalah ijazah dan sertifikat yang diterbitkan institusi pendidikan terkait saja, selebihnya... kalau kita memang mau berusaha keras dan nggak bodoh-bodoh amat, semua bisa dikuasai meskipun dengan belajar sendiri dengan bantuan internet. Saya belajar bahasa asing bahkan ketika masih kuliah, yang jauh lebih menolong saya untuk bisa mengoperasikan software AutoCAD dan CATIA adalah YouTube. :-D Sekedar mengandalkan jam-jam kuliah di kampus doang nggak cukup deh, bahkan meskipun tujuannya sekedar untuk lulus ujian doang. Jam kuliah terlalu pendek dan dosennya ngga punya cukup kesempatan untuk bisa membimbing setiap mahasiswa, terutama mereka yang ngga punya bakat alam dibidang tersebut. Setelah melahirkan, saya jadi tertarik untuk membuat barang-barang untuk keperluan bayi saya sendiri. Dengan membuat sendiri saya bisa memilih bahan yang berkualitas bagus dan dijamin cocok untuk si bocah baik dari segi ukuran maupun design dan kombinasi warna. Apalagi bayiku termasuk mini untuk ukuran orang sini, dan mungkin akan tetap tergolong mini juga nanti setelah besar, karena ortunya dua-duanya tidak tinggi hehehe. Baju yang kita beli di sini hampir selalu butuh di kecilkan lagi, mana biaya untuk memotong panjang celana dan lengan doang aja mahaaalnya bo... Saya ngga pernah lho menyangka bakal punya cukup kesabaran untuk belajar merajut, menjahit dan sebangsanya. Tapi temanku bilang, ini justru bisa jadi metode yang bagus untuk belajar bersabar. Well, akhirnya aku beneran mencoba deh. Aku mulai merajut baju untuk natal dan topinya ini bulan lalu dan untungnya akhirnya bisa juga selesai tepat waktu. |
Look... don't you think she looks happy in it? <3
Lihat... tidakkah dia tampak hepi disini? <3
I'm ready for Christmas dinner with Oma and Opa, Mama!
Aku udah siap untuk makan malam natal bersama Oma dan Opa, Mama!
This bright yellow cardigan, cute furry hat and those little booties were done 2 months before. I used merino wool for them so that it's not too thick and heavy but still offer enough warmth to her.
Kardigan kuning cerah, topi berbulu juga boot mini ini selesai 2 bulan sebelumnya. Semuanya saya buat pakai wol dari merino, karena bahannya tetap ringan meskipun hangat, seperti kashmir.
The last one were sewn using recycled material. :-D The material is called "batik", a traditional pattern of fabric from Indonesia. It was made of my old dress which is no longer fit me and has a hole somewhere :-D. Well, it's better than just throwing it away, isn't it? And it looks good on her as well. I finished this dress on summer.
Yang terakhir ini dress batik hasil daur ulang dari daster saya hahahahaha. Daster si mama udah nggak muat, dan ada lobangnya pula, tapi mau dibuang sayang--- jadi yaaah, rejeki si gendhuk ayu lah. :-D :-D
Tapi biarpun daur ulang tetep cakep kaaan hehe.
|
|
|