Berbicara tentang usia, bagi sebagian orang merupakan hal yang tabu. Namun tidak bagiku yang beberapa hari lagi menginjak usia 24 tahun. Setiap orang tentu punya gambaran tersendiri tentang angka 24 tersebut, termasuk usia yang sudah cukup matang untuk menuju ke jenjang pernikahan, katanya.
Dikampungku sendiri, fenomena menikah dini sudah menjadi cerita umum. kebanyakan pelakunya berusia 15 hingga 17 tahun, anak kemarin sore yang baru lulus SMA atau bahkan putus sekolah hanya demi menjadi ratu sehari di atas pelaminan. Besoknya? kembali main kelereng dengan teman sebaya.
Aku salah satu orang yang lolos dari praktik nikah dini tersebut, bukan sengaja melarikan diri. Namun karena pengaruh dunia luar yang mengubah pandangan dan mindsetku, persetan jika harus menyandang status perawan tua dalam lingkunganku.
Bagiku pribadi menikah muda atau menikah diusia yang pas bukan sebuah persoalan. Karena sejatinya pernikahan itu diniati dengan kesiapan dari diri sendiri dan sudah mantap. Bagi yang sering tanya kapan nikah? anggaplah itu basa basi mereka saja biar keliatan akrab 😉