Naik turun adalah pasang surut kehidupan, tetapi kalau terus-terusan naik itu namanya tsunami
source : image
Ibarat tangga yang digunakan untuk alat naik dan turun maka tidak ada sesuatu yang sudah naik tidak turun lagi, seorang pemanjat kelapa saja tidak akan berlama-lama di atas pohon, dan pasti turun jika tujuannya selesai.
Tetapi ini tidak ada hubungannya dengan tangga maupun pohon kelapa, ini adalah masalah hidup, masalah uang yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan dan perekonomian. Karena nilainya yang terus menurun membuat orang-orang resah dan gelisah.
Harga Dollar semakin naik, Rupiah melemah, ini bisa dipastikan harga barang kebutuhan akan ikut naik, masyarakat akan kesulitan memenuhi kebutuhannya, krisis keuangan akan terjadi lagi jika nilai Rupiah tidak stabil kembali. Sebelum harga Dollar naik barang-barang kebutuhan saja sudah mahal, apalagi jika terus naik, bisa-bisa kita harus mati kelaparan.
Sebagai masyarakat bodoh saya jadi bertanya-tanya bagaimana bisa kehidupan perekonomian negara kita bisa anjlok, sedangkan kekayaan negara kita sangat berlimpah ruah, minyak kita ada, emas ada, beras banyak, hasil kebun melimpah dan banyak lagi kekayaan negeri ini, tetapi kenapa bisa negara kita seperti negara miskin.
"Apakah dollar satu-satunya mata uang yang super power didunia ini?..apakah tidak ada mata uang lain yang menjadi tolak ukurnya.." Ini hanyalah pertanyaan bodoh saya. "apa yang menyebabkan ia naik, kebijakan siapakah ini.. Siapa yang menyebabkannya..."
"Saya tidak tahu jawabannya, karena saya wong cilik..yang tiap hari bangun pagi keladang, kepasar, kesawah, kelaut dan kemana yang bisa saya pergi untuk mencari sesuap nasi dan sekantong ikan. Haruskah kami orang kecil makin terkucil?.." jangan biarkan bencana lama terulang kembali.
Setiap dollar naik pendapatan kami berkurang, bahan kebutuhan kamipun harus kami kurangi. Ini sangat merugikan kami, kami akan kekurangan gizi karena kurangnya bahan makanan karena kami tidak cukup uang untuk membelinya.
Anak-anak kami akan kesulitan untuk sekolah karena kami kekurangan biaya untuk menyekolahkannya. Belum lagi keperluan lainnya, yang pokok saja hampir tidak bisa kami penuhi.
Wahai bapak-bapak konglomerat, hartawan, pejabat penguasa, kalianlah yang tau solusinya, kalian punya kekuatan, kalian orang-orang pandai, jangan biarkan negara kita mengalami seperti yang dialami zimbabwe, venezuela dan negara krisis lainnya. Tingkatkan nilai Mata uang kita, kembalikan marwah Rupiah jangan biarkan ia hina di hadapan Dollar Amerika.