Assalammualaikum ya ahlil steemit....
Lama sudah tak pernah memposting pada jam segini, kebetulan hari libur maka jadwal ngopi pun lebih ditingkatkan. Bahwa hari ini libur pun baru diketahui pada pukul 05 pagi saat secara kebetulan melihat kelender gratis di sudut dinding rumah.
Seperti pada ngopi sebelumnya, ngopi ini juga ditemani oleh kopi rokok, mancis, beserta asbak nya yaa tentu saja ada pengunjung lain yang duduk ngopi juga. Tak lama berjalan waktu maka sekonyong konyongnya muncul salah seorang sahabat, secara kebetulan berjumpa, tanpa ragu pun dia duduk begitu saja disebelah.
Perbincangan ringan pun dimulai, ada seonggok televesi di dinding lagi memberitakan kerusuhan mako brimob Depok, mata kami pun sejenak tertuju ke televisi tersebut. Sebenarnya kami orang-orang yang cukup paham akan dinamika kehidupan bangsa Indonesia, tapi entah kenapa kali ini kami malas mengomentari kerusuhan tersebut, karena kami berfikir semakin di komentari akan semakin membuat malu POLRI.
Perbincanganpun dilanjutkan ke topik pembicaraan lain, biasanya selalu banyak topik pembicaraan saat di warung kopi. Sampailah pada keresahan sahabat akan fenomena media sosial yang sering kali menyebarkan hoax, kurafat, fitnah dan semacamnya, tapi ya itu hal biasa kita sudah cukup paham dan mampu memilah-milah dengan baik akan fenomena tersebut. Yang membuat kami semakin prihatin adalah sewa pakai vagina anak remaja sekolah menengah pertama kerap terjadi, dan menjadikan perbuatan sewa pakai vagina anak SMP ini menjadi ladang bisnis yang sungguh menggiurkan.
Sebegitu bebas dan terang terangan dunia sewa pakai vagina ini. Kamipun melambungkan keprihatinan kepada hal ini, kami kwatir akan keluarga kami yang perempuan. Akhirnya sahabat pun menkritik keras kinerja media sosial, saking marahnya sesekali keluar juga nama barang yang disewakan tadi.
Terus perbincangan kearah perbandingan antar media sosial, apa media sosial paling bagus saat ini ditinjau dari segi negatif, akhirnya youtube di uritan kedua, yang pertama adalah steemit. Akhirnya sahabat menerima aqidah steemit yang memerangi plagiat, status alay, dan tentu saja sistem blockchain dan lain sebagainya.
Dia sudah memutuskan berpindah ke steemit, dari semua kekurangan steemit dia menilai steemit memiliki kekuranagan yang paling sedikit, akhirnya dia mendaftar dan kini menunggu persetujuan saja. Misionaris akhirnya mampu menjaring "sebijik".
Corner, langsa.
Buruj ck