ibu engkaulah kasih sejati
Tujuh tahun yang lalu engkau masih bersama kami, masih sempat kami merasakan hangatnya belaian kasih sayangmu, masih sempat menikmati masakan yang engkau sajikan.
Tujuh tahun lalu kini tinggal kenangan, tinggal kesedihan dan penyesalan dalam hati kami, pernah engkau tersakiti oleh kata-kata kami, oleh sikap kami, yang tidak menyadari bahwa suatu saat engkau akan pergi, kini baru kami mengerti arti sebuah kehilangan ini.
Tujuh tahun berlalu, penyesalan itu membayangi kami, rasa bersalah menghantui benak kami, menyiksa batin ini, luka yang kami rasakan tidak setara dengan kesedihan yang engkau rasakan tujuh tahun yang lalu, hati yang menyesali semua yang telah terjadi hanya bisa merenungi mengharap waktu-waktu itu bisa kembali lagi.
Mengapa begitu cepat engkau pergi meninggalkan kami, belum sempat kami membalas jasa-jasamu, kami masih sangat mengharapkan belaian kasih sayangmu, kami rindu padamu, rindu senyumanmu, rindu akan suaramu, kini kami hilang tempat mengadu.
Ibu engkaulah kasih sejati, engkaulah wanita yang paling kami cintai didunia ini, kami taburkan doa untukmu ibu, ampunilah dosa-dosa kami sejak kami dilahirkan hingga akhir hayatmu.
Hanya gambarmu sebagai pengobat rindu, menatapi berulang kali, merenungkan semua kalimah yang engkau beri, kini ceritamu hanyalah memori yang selalu tersimpan dilubuk hati ini, Tuhan Yang Maha Esa ampunilah dosa ibu kami tempatkanlah mereka diantara kekasih-kekasihmu.
Selagi mereka masih hidup berbaktilah, kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang masa. Inganlah syurga itu dibawah kaki ibu...