Hai steemian,,,,, apa kabar,,? dalam kesempatan ini saya akan menulis dan menjelaskan tentang budidaya ikan lele secara tebar padat(sistem biofloc)
kebutuhan bahan pangan (sumber protein hewani) semakin meningkat.budidaya ikan lele terus dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi perikanan.kebutuhan lahan Dan air untuk budidaya ikan kian terbatas (banyak persaingan). perlu diperkenalkan teknologi yang hemat lahan, hemat air dan hemat pakan dengan produktivitas yang tinggi.yaitu dengan teknologi biofloc, pengembangan teknologi biofloc perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan.budidaya ikan lele telah banyak dikembangkan baik di desa maupun kota.hal ini disebabkan kebutuhan ikan lele yang cukup tinggi, yang terbukti kurang nya pasokan pada saat ini sehingga produksi perlu ditingkatkan.ikan lele tidak saja tersaji dalam bentuk olahan pecal lele, lele bakar saja,namun berbagai olahan ikan lele saat ini sedang dikembangkan.sehingga kebutuhan ikan lele terus meningkat.budidaya ikan lele dengan menerapkan teknologi biofloc tidak saja hemat lahan,air maupun pakan tetapi produktivitas nya yang sangat tinggi bila menerapkan padat tebar tinggi dengan teknologi biofloc.Ikan lele banyak digemari oleh masyarakat dan sudah dibudayakan secara luas di mana-mana, memiliki pertumbuhan yang cepat,dan dapat dibudidayakan dalam air yang mengandung oksigen rendah serta dengan tanpa/sedikit pergantian air.berbagai bantuan telah diberikan oleh pemerintah sebagai upaya untuk peningkatan produksi, ikan lele dapat diekspor asal memenuhi persyaratan yang diminta oleh konsumen secara kepuasan.
Pengertian biofloc dari kata BIOS=kehidupan dan floc atau flock=gumpalan, biofloc adalah partikel yang teraduk oleh aerasi dan sirkulasi, yang terdiri dari kumpulan organisme autotrof dan heterotrof (bakteri,fitoplanton,fungi,ciliate,nematoda dan detritus) dan bahan tak hidup.floc dalam akuakultur adalah bahan organik hidup yang menyatu menjadi gumpalan.biofloc terdiri atas partikel serat organik yang kaya akan selulosa, partikel anorganik berupa kristal garam kalsium karbonat Hidrat,biopolymer (pha), bakteri, protozoa, detritus,(dead body Cell),ragi,jamur dan zooplankton (Aiyushirota).Teknologi Biofloc.konsep penerapan biofloc adalah mengubah senyawa nitrogen anorganik yang bersifat racun (amonia) menjadi bakteri protein.prosesnya,bahan organik diaduk dan diaerasi agar terlarut dalam kolam air untuk merangsang bakteri heterotrof aerobik menempel pada partikel organik, selanjutnya menyerap mineral seperti amonia, fosfat Dan nutrien lain dalam air. Hasilnya, kualitas air menjadi lebih baik dan bahan organik didaur ulang menjadi detritus yang diperkaya.Keunggulan biofloc, hemat lahan, hemat air dan hemat pakan ukuran kolam lebih kecil, bisa memanfaatkan lahan sempit padat tebar tinggi, produksi lebih banyak, keuntungan lebih banyak, tidak muncul bau tak sedap,bisa diterapkan dalam ruangan, tidak tergantung sinar matahari.lebih praktis, higienis dan rasa daging lebih enak.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH SALAM KSI