Aktivitas pembelajaran sains tentunya harus disajikan dalam suasana yang menyenangkan. Mengingat banyak orang belajar sains merasa kesulitan karena stereotip yang dimunculkan dalam budaya masyarakat yang mengalami degradasi terhadap ilmu sains. Oleh karenanya harus dirangsang kembali secara baik dengan metode dan prosedur yang baik yang mudah dicerna serta peka terhadap alam dan kearifan lokal setempat.
Belajar sains dengan prosedur bisa dimulai di alam sekitar dan laboratorium yang tersedia agar siswa mampu beradaptasi dan menyenangi alam secara konsisten dalam waktu terus menerus.
Laboratorium merupakan tempat pembelajaran yang sangat efektif dalam menerapkan pembelajaran inkuiri karena laboratorium menjadi tempat pembelajaran yang menyenangkan dengan inkuiri. Laboratorium menjadi tempat mengimplementasikan teori-teori yang ada menjadi lebih mudah untuk dipahami oleh siswa dalam bentuk praktikum. Daya serap siswa akan semakin tinggi jika siswa dapat melakukan praktek pembelajaran yang menyenangkan. Siswa lebih leluasa dalam bergerak dan berpikir dalam praktikum yang sesuai dengan petunjuk yang telah dirancang oleh guru sebelumnya.
Pembelajaran menyenangkan sangat memerlukan dukungan suasana yang merangsang minat belajar siswa di laboratorium sangat di dukung oleh beberapa hal seperti penataan laboratorium, standar operasional, ketersediaan alat dan bahan praktikum, sumber daya guru, teknisi dan laboran.