Selamat malam minggu kepada semua rekan steemit saya, baik yang JOMBLO maupu JOMBLOWATI, tidak usah khawatir steemit menemani anda!
Saya ingin mengetengahkan sebuah kata pepatah lama:
Lain lubuk lain ikannya, Lain padang lain belalangnya
Bagaimana jika kalimat itu kita balik? jadinya:
Lain lubuk ikannya sama, Lain padang belalangnya sama??
kanapa saya dengan lancang membalik pepatah tetua kita dulu itu, tentu ada sebabnya dunk. Jadi begini sodara-sodara (yang belom punya sodara segera cari, atau datang kesaya. asal jangan minta carikan jodoh, saya aja blom punya).
Akhir-akhir ini saya banyak membaca dan belajar untuk mengembangkan blog steemit saya menjadi lebih bermakna. sampai akhirnya saya menarik kesimpulan selama ini saya banyak membuang waktu memikirkan apa yang ada di kepala pembaca, tanpa menimbang apa yang ada di kepala saya sendiri. Seharusnya saya tidak perlu risau dengan apa yang orang lain pikirkan tentang saya, justru yang saya perlu risau bagaimana saya memulai sesuatu itu berdasarkan karakter diri saya sendiri. Lantas apa hubungannya dengan pepatah yang saya balik?.
Begini lho sobat, disteemit itu lingkungannya luas tapi orangnya itu-itu juga, yang top usernya juga itu-itu juga. Mereka bisa berkembang dengan bakat alami mereka tanpa memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang diri mereka, saya tidak akan menyebutkan siapa dan apa yang telah saya baca dan pelajari. Jadi walau lain Lubuk (tag) sama ikannya dan lain padang (tag) sama belalangnya. Yang sama adalah bukan usernya yang sama, akan tetapi pola berfikirnya yang sama. Mereka berfikir bagaimana mereka mengembangkan ide dan kreativitas mereka tanpa terkungkung dengan perbedaan antara dirinya dengan orang lain, karena mereka jelas menyadari adanya perbedaan itu secara bawaan dan bakat lahir. Mereka memerdekakan diri mereka untuk berkreasi sesuai dengan keinginan mereka sendiri tanpa harus memikirkan apa yang bakal orang lain pikirkan tentang diri mereka. Setelah mereka merasa merdaka maka mereka dengan leluasa menemukan ide-ide baru dalam menjalani kehidupan.
Semangat saja tidak cukup!
lantas apa lagi hubungannya dengan judul di atas??, Semuanya saling terkait. Kaitan yang ingin saya perlihatkan adalah; Ketika kita bersemangat sekali untuk bisa merdeka menjadi diri sendiri dan berkreasi tanpa mengganggu orang lain, maka disitu kita dituntun untuk bisa melakukan hal-hal nyata yang tidak hanya sebatas teori semata. Tentu saja untuk melakukan hal-hal nyata tentu dibutuhkan lebih banyak belajar dan kerja keras, bertanya, berdiskusi, menghormati perbedaan, dan menjadikan perbedaan sebagai pendorong diri kita untuk berkembang sesuai arah yang diinginkan. Jadi semangat tidak akan pernah cukup tanpa adanya kerja keras dan kerja cerdas. Kerja keras yang saya maksud adalah kerja maksimal dengan segenap kemampuan sedangkan kerja cerdas adalah belajar dan terus belajar untuk menjadi lebih baik.
kesimpulannya
Untuk menjadi steemit blogger yang lebih baik anda mesti banyak belajar dari yang sudah lebih berpengalaman dan literatur yang bisa kita temui. Hasil dari yang kita pelajari praktekkan dengan giat, tidak cukup hanya semangat posting blog atau artikel yang banyak tapi tidak bermakna.
Memerdekakan diri dari segala rasa takut apa yang dipikirkan orang lain kepada kita, tapi pikirkanlah bagaimana kita melakukan hal yang kita inginkan dan kita harapkan dengan sepenuh hati, seperti setiap orang lain yang telah sukses dibidangnya.
Berkreasi itu memerlukan kebebasan pemikiran dari kekangan rasa takut akan kritikan orang lain, kreasi itu tanpa batas. Jadilah ikan yang sama pentingnya dengan ikan di lubuk yang berbeda dalam konotasi yang positif. Praktekkan "lain lubuk sama ikannya, lain padang sama belalangnya" dalam kontek semangat, kerja keras, kerja cerdas, dan kesuksesannya.
Terimakasih telah sudi membaca