Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang salah satu jenis hama tanaman padi yang sering datang ke area sawah petani Aceh dan menjadi masalah utama yang sering dikeluhkan oleh para petani sawah di Aceh.
Hama tanaman padi adalah suatu kondisi, peristiwa yang sangat ditakutkan dan dikeluhkan oleh para petani. Karena hama ini akan mengganggu, merusak dan menghambat pertumbuhan batang dan daun padi.
Bana/Scotinophara Coarctata, sedang bertelur
Binatang ini termasuk dalam golongan walang sangit. Walang sangit pun banyak jenis dan bentuknya, tapi yang saya mau bahas disini adalah walang sangit yang badannya berbentuk bulat seukuran biji kacang tanah dan warnanya yang hitam pekat. Dalam bahasa latin hewan ini dikenal dengan nama Scotinophara Coarctata, orang barat menyebutnya dengan Rice black bug (serangga hitam padi) dan kalau kami orang aceh menyebutnya dengan "Bana".
Hama ini sering dijumpai oleh petani pada saat masa tanam padi sudah berumur 4 minggu sampai dengan musim panen tiba, pada saat itu petani sering di sibukkan untuk membasmi, menghilangkan hama tersebut dengan cara menyomprotkan insektisida pada batang dan daun padi dimana " bana" ini hinggap sambil melakukan aktivitasnya.
"Bana" ini mempunyai air seni, air liur atau keringat dibadannya yang mempunyai dampak yaitu bisa menyebabkan batang dan daun padi menguning. Kalau tidak di basmi dengan segera bisa menggangu dan menghambat pertumbuhan batang dan daun padi dan kemungkinan pula tanaman padi akan mati.
Saya selaku masyarakat Aceh mengharapkan pada pemerintah khususnya Dinas Pertanian untuk mencari solusi maupun cara agar hama "Bana" ini bisa hilang dan masalah ini bisa teratasi.
Dan semoga tulisan saya ini bisa terpublikasi dengan luas sehingga keluhan petani dengan hama " Bana" ini terdengar oleh pemerintah.