Jikalau anda merasa sering sekali diacuhkan atau dijauhi orang saat berkomunikasi, tentu ada sesuatu yang menyebabkannya... Besar kemungkinan, karena anda dianggap sombong.
Ada sebuah trik kuno yang diajarkan oleh orang-orang cerdik cendikia zaman dahulu yang akan sangat membantu kita dalam berinteraksi dengan orang lain.
Dengan trik sederhana ini, anda akan dianggap pintar tanpa dianggap sombong.
(Photo credit to: https://pixabay.com/en/logos-brain-smart-thought-profile-990390/)
Sebelumnya, saya tanyakan dulu. Topik apa yang paling suka setiap orang bicarakan dengan orang lain? Cuaca? Lagu? Bukan.
Semua orang suka membicarakan dirinya. Sifat narsistik adalah sebuah sifat dasar manusia. Semua orang perlu merasa dirinya diakui dan "ada". Oleh karenanya, cobalah, jika anda berkenalan dengan orang lain, mulailah percakapan dengan menanyakan hal yang berkaitan dengan dirinya.
Nah, disinilah trik yang akan saya jelaskan bermula. Trik sederhana itu adalah diam. Coba ingat-ingat lagi bagaimana interaksi anda dengan orang yang baru pertama anda jumpai. Jika dari menit pertama, dia sudah banyak nyerocos tentang dirinya, pencapaian-pencapaiannya, semua kegiatannya yang hebat-hebat itu, tanpa anda minta dan bisa anda sela, sangat boleh jadi, anda berpikir orang itu adalah orang sombong belaka, dan kedepannya, akan susah menilai orang itu dari sudut pandang yang beda.
Kebalikannya, jika anda di pihak orang yang menjadi pendengar yang baik, diam, hanya berkata yang relevan saja jika ditanya tanpa melebih-lebihkan, pada saat orang lain baru berkenalan dengan anda, besar kemungkinan, mereka akan menganggap anda pintar dan tidak sombong. Ini adalah trik psikologi yang well proven. Bisa saja, anda berkenalan dengan seseorang, berinteraksi selama ber-jam-jam tanpa anda sama sekali berbicara, tapi tetap dia akan menilai anda: "wow, orang ini pintar dan rendah hati".
Nah, kenapa mulai saat ini tidak kita coba?
Demikian, terima kasih, terima upvote dan terima resteem.