Superman dalam imajinasi fansnya adalah seseorang yang bergelut dengan manusia biasa, tetapi sewaktu-waktu dia bisa berubah menjadi manusia super. "Berubah", dari manusia biasa menjadi manusia luar biasa adalah sebuah sifat yang melekat pada Superman.
(sumber: Film Justice League)
Seorang tokoh, atau siapapun, identitasnya terbentuk melalui sifatnya. Tokoh Superman juga begitu.
(sumber: Film Superman Return)
Tetapi sesuatu yang aneh tentang Superman terjadi sejak seri Man of Steel. Di sana, Superman tidak pernah terlihat melepas pakaian biasa menjadi manusia super. Itu adalah masalah besar bagi sosok Superman. Di sana, Superman lebih terlihat sebagai sosok parsial dengan manusia biasa.
Pada Justice League, Superman boleh saja disebut lebih humanis daripada manusia atau super hero lainnya, tetapi itu tidak menciptakan kesan yang baik bagi fans. Dia tetap dianggap sebagai makhluk parsial karena tidak pernah terlihat berubah dari manusia biasa. Bahkan mencintai Louis, perempuan dari manusia biasa. Ini lebih membuat Superman seperti manusia egois: menyerobot manusia biasa.
Kesan Superman sebagai manusia biasa yang berubah menjadi manusia super melalui pelepasan baju manusia biasa menjadi manusia super itulah yang membuat Superman menjadi dekat dengan manusia. Lihat saja dari gambar google, meskipun sudah sangat banyak edisi Superman non kartun, tetapi yang muncul dari pencarian gambar google tentang Superman tetap menunjukkan Superman edisi kartun yang sedang berubah.
(sumber: Google)
Oleh sebab itulah pada adegan terakhir 'Justice League', Superman berubah dari Clark. Tujuannya tentu untuk mengembalikan identitas Superman sebagai bagian dari masyarakat biasa.