Sesampai di Jakarta dari Sumatera Barat, tugas negara langsung menunggu. Agenda demi agenda mulai disiapkan untuk mengisi event seni di Bulan Ramadhan.
(Poster Kegiatan)
Salah satunya, Pertunjukan musikalisasi puisi yang diadakan oleh Universitas Islam '45 Bekasi Jawa Barat. Dalam acara ini saya ditabik sebagai pengisi acara jemputan.
Selain itu, juga diisi oleh grup Teater Korek Unisma, Musikalisasi Puisi Sanggar Barus dan baca puisi oleh Dedie S Putra. Sayang sekali foto saya sendiri ketika panggung tidak ada, tapi backdrop panggung cukup berbicara bahwa saya memang mengisi acara tersebut.
Universitas Islam '45 adalah kampus tertua yang ada di Bekasi. Umumnya, para mahasiswanya aktif berkegiatan dan organisasi. Di kampus inilah saya kadang sering diminta jadi juri atau mengisi workshop kesenian, baik musikalisasi puisi, sastra atau teater.
(Panitia Membuka Acara)
Postingan ini hanyalah sebuah informasi saja tentang bangunan silaturrahmi Ramadhan lewat acara Buka Bersama yang dimeriahkan oleh pertunjukan kesenian.
(Makanan buat Membatalkan Puasa)
Kong Guntur L Mogas dan saya sendiri ditabik sebagai pengisi acara utama. Sebagai seorang yang pernah meraih rekor Muri, dengan berpantun selama 12 jam cukup memukau penonton. Puisi pantun yang dilantunkannya bertemakan nasehat.
Sebagai pembaca puisi yang mencirikan seni tradisi dalam kebudayaan Minangkabau, sya membacakan beberapa buah puisi yang diselingi dendang dan tiupan alat musik (flute) tradisional Minang.
(Kong Guntur L Mogas, saya dan Dr. Abdul Choir, sebagai Penanggungjawab acara, berpose ketika acara akan dimulai)
(Musikalisasi Puisi Sanggar Barus)
(Ayiel, dari Teater Korek Unisma)
(Dedie S Putra Siregar, dalam panggung puisi karya Sutardji Calzoum Bachri)
Pas ketika menjelang magrib acara selesai, semua pengisi acara dan audience langsung buka dan shalat magrib berjamaah di masjid kampus tersebut. Acara semacam ini memang sudah menjadi tradisi pada setiap tahunnya.
Bekasi, 28 Mei 2018