Hari ini Indonesia sudah berumur 73 tahun, pemindahan kekuasaan Jepang ke tangan Indonesian berhasil diumumkan melalui teks Proklamasi yang dibacakan oleh Sukarno di Pengangsaan Timur, Jumat, 17 Agustus 1945.
Untuk pertama kalinya sang saka merah putih berhasil berkibar dengan gagah gempita, dengan dihiasi tangisan kebahagiaan oleh semua warga Indonesian yang sudah lelah akan lamanya jajahan yang di rasakan. Momen tersebut dianggap krusial karena merupakan titik puncak Indonesia untuk mendeklarasikan kemerdekaan setelah 3,5 abad lamanya dijajah
Namun, disampaing euforia berkepanjangan ada beberapa fakta menarik seputar proklamasi yang luput namun patut untuk diketahui :
1. Sakit
Pada saat hendak membaca teks proklamasi diketahui yang bahwa sukarno sedang sakit akibat malaria. Suhu badanya 40 derajat celcius.
2. Mikrophon
Pada saat membaca teks proklamasi diketahui yang bahwa mikrophone yang digunakan Sukarno bukanlah milik pribadi ataupun milik pemerintah jepang. Namun, Mikrophone tersebut milik gunawan pemilik Radio Satrija yang tinggal di Salemba Tengah Jakarta.
3. Suara Sukarno
Perlu kita katahui semua bahwa pada saat membaca naskah proklamasi itu dibacakan oleh Sukarno, waktu itu tidak ada yang rekam suara ataupun video, yang ada hanyalah dokumentasi foto.
Suara yang kita dengar saat ini adalah bukan suara yang direkam pada tanggal pada tanggal 17 Agustus 1945 tetapi adalah suara asli Soekarno yang direkam pada tahun 1951 di studio Radio Republik Indonesia (RRI), yang sekarang bertempat di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
4. Foto
Tahukan anda semua yang melakukan dokumentasi pada saat Sukarno mebaca Proklamsi adalah dua saudara Frans Sumarto Mendur. Dan foto tesebut disimpan oleh mereka di sebuah pohon dan baru di publikasi Febuari 1946.