Lagi - lagi kita membahas ciptaan Allah swt yang tiada habisnya. Manusia, hewan dan tumbuhan Allah ciptakan bentuk dan fungsi yg berbeda. Maka sangat - sangat layak ketika melihat ciptaan Allah selalu berucap kata-kata yang baik seperti zikir, melihat pemandangan indah mengucapkan subhanallah, melihat hal buruk, astagfirullah, mendapatkan sesuatu ucapkan Alhamdulillah. Ketika kita selalu berucap yang baik insyaallah hidup kita lebih berkah, bukankah itu yang kita cari?
Salah satu ciptaan Allah adalah tumbuhan cabai, tumbuhan yang satu ini selalu hidup berdampingan di tengah-tengah kita. Sadar atau tidaknya kita selalu menikmati pedasnya ia. Apalagi bagi kalangan ibu rumah tangga tangga, selalu dan pasti di temani tumbuhan yang mungil ini. Memang mungil tetapi punya banyak manfaat dan kenikmatan.
Cabai mengandung vitamin C yang begitu besar, oleh sebab itu sangat cocok untuk di konsumsi. Tetapi jika di konsumsi terlalu banyak maka akan mengakibatkan ketidakstabilan pada proses pencernaan, atau sering di sebut diare dan mencret. Ada yang bilang, kalau makan sesuatu tak pedas tak enak, kalau di pikir - pikir ada benarnya juga.
Harga cabai di pasaran berubah - ubah, kadang murah, dan kadang juga sangat mahal melebihi daging di pasaran. Apalagi pada bulan puasa, karena permintaan konsumen tinggi, maka harga cabai pun melambung tinggi. Sebenarnya ada tips bagi ibu - ibu yang tidak membeli cabai di pasar, yaitu mulai dari sekarang biasakan menanam sayur-sayuran baik itu cabai ataupun lainnya. Tanamlah di belakang rumah atau di halaman rumah. Jika hal ini dilakukan, kita lebih menghemat pengeluaran rumah tangga, dan kondisi keluarga jauh lebih sehat.
Pesan dari penulis, konsumsilah cabai secukupnya, dan selalu hidup sehat.