Banda Aceh – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh menginstruksikan Unit Pelaksana yang di daerahnya ditetapkan oleh Pemerintah sebagai rumah sakit rujukan infeksi Coronavirus agar pasokan listrik aman dan lancar dengan suplai listrik yang prima. Di Aceh sendiri, ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan, yakni Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara yang berlokasi di Buket Rata Lhokseumawe dan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) yang berlokasi di Banda Aceh. Hal tersebut disampaikan Jefri pada saat melaksanakan Video Conference dengan seluruh Unit Pelaksana di Aceh sebagai tindaklanjut Edaran Direksi 0003.E/DIR/2020 tentang Antisipasi Penyebaran COVID-19 di Lingkungan PT PLN (Persero), Kamis, (19/3/2020).
“Upaya ini kita lakukan sebagai untuk antisipasi penyebaran virus corona baik secara internal maupun eksternal dalam bentuk ketersediaan pasokan arus Listrik yang andal kepada rumah sakit rujukan,dan ini adalah bentuk komitmen kita sebagai penyedia arus Listrik dengan turut berkontribusi untuk membantu proses pemulihan (recovery) pasien melalui ketersediaan listrik yang prima dan andal kepada rumah sakit rujukan” kata Jefri.
Pemerintah pusat telah menetapkan sejumlah rumah sakit di Indonesia untuk menjadi rumah sakit rujukan dalam menangani infeksi Coronavirus. Di Propinsi Aceh sendiri, ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan, yakni Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara yang berlokasi di Buket Rata Lhokseumawe dan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) yang berlokasi di Banda Aceh.
Dari sisi kelistrikan, kata Jefri, kedua rumah sakit tersebut sudah dilayani dari beberapa sumber (feeder) yang memiliki keandalan pasokan Listrik sehingga secara sistem pasokan Listrik yang diterima oleh mereka akan lebih andal.
“Walaupun kedua rumah sakit itut sudah terlayani lebih dari satu sumber, sehingga bila terjadi gangguan disalah satu sumber akan langsung di supply dari sumber yang lain yang hanya memerlukan waktu beberapa menit saja, namun demikian, tim kita harus tetap siaga guna memastikan tidak ada gangguan dan Listrik tersalurkan dengan baik, maksimal serta lancar di kedua tempat tersebut “, katanya.
Sementara itu, PLN Aceh juga telah menyiagakan seluruh sumber daya yang ada untuk memberikan pelayanan kelistrikan ke masyarakat dalam rangka menyukseskan program pemerintah yang mengharuskan beberapa instansi menjalankan program Work From Home (WFH), dan diperkirakan konsumsi daya Listrik akan lebih meningkat dari biasanya.
“Adalah hal lumrah dan sudah jadi kewajiban PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik secara kontinyu menyalurkan arus listrik kepada Pelanggan termasuk objek vital terutama dalam penanganan virus corona saat ini, dalam hal pelayanan, PLN tetap membuka layanan pelanggan jika terdapat keluhan terkait masalah kelistrikan namun sesuai anjuran pemerintah untuk melakukan Social distancing, maka PLN menghimbau agar masyarakat menggunakan saluran Contact Center 123 dan PLN Mobile untuk bisa menghubungi PLN tanpa harus datang ke kantor PLN, banyak saluran yang bisa dimanfaatkan oleh pelanggan yaitu Contact Center (kode area) 123, email pln123@pln.co.id, website www.pln.co.id, Facebook PLN 123, twitter _123 dan Instagram
_official, atau bisa menginstall plnmobile di appstore secara gratis, petugas PLN siap menindaklanjuti keluhan Pelanggan 24 jam,” pungkasnya. (MJ)
All photos in this post using smartphone camera Samsung Galaxy Note 10+
Regards Steemit Indonesia Community
Komunitas Discord Steemit Indonesia
Komunitas Facebook Steemit Indonesia