Pendahulu steemit asal indonesia yang sekarang menjabat sebagai koordinator sekaligus ketua Komunitas Steemit Indonesia menyampaikan melalui assisten atau orang kepercayaannya
"Rajin-rajinlah memperbaharui BLOG"
Dengan banyak postingan blog semakin berkesempatan naik level.
Kenyataan di steemit
- Tidak adanya minat baca sama dengan "NOL"
- Tidak adanya promosi sama dengan "NOL"
- Mimpi untuk di dukung atau dapat Vote
"Rajin-rajinlah berkomentar"
Komentar pada steemit di anggap sebagai postingan, hitungan komentar dengan postingan blog sama-sama 1 point.
Bisa saya simpulkan satu blog ditambah lima komentar menjadi enam postingan 👍 "bijak"
Kenyataan di steemit
- Komentar saja di abaikan jika level masih di bawah rata-rata "silahkan anda survey, jika Anda berkomentar pada blog seseorang yang sudah level dewa, pasti tidak dibalas, tapi jika sesama level dewa sudah jelas sesegera dibalas, padahal hanya ber-isi (kereen yaaa, Mantaaap, sukses terus) lalu di-vote"
- Komentar tanpa di dukung atau vote sama dengan "NOL" sia-sia
Dan pesan terakhir
"Rajin-rajinlah mendukung atau mem-Vote"
Vote yang diberikan akan dibalas karena komunitas akan saling mendukung
Kenyataan di Steemit
- Awal pada introduce my self, luar biasa bagai burung baru lahir langsung dilepas ke udara, kelihatan di atas awan "Sadar tidak Anda SETIA mendukung dengan selalu vote para pendahulu (level dewa) dan sekarang, jangankan di dukung atau mem-Vote blog Anda, di lihat / baca pun tidak. Saya berdugaan ini bagaikan Multi Level Marketing, yang di atas semakin mengudara, sedangkan yang di bawah terabaikan dan punah oleh waktu kebosanan"
- Gencarnya penyampaian "tulisan Anda di hargai DOLAR" dugaan saya, informasi promosi untuk menggunakan steemit hanya untuk mencari pendukung agar memperkaya diri "LOL"
Saya Mulia Ikhsan dari kota Lhokseumawe Aceh "Sederhana dan Konyol"