Kucing merupakan predator bagi tikus, dan tikus selalu hidup di bawah intimidasi kucing. Coba anda perhatikan, meskipun tikus hidup tertindas saat berada di rumah, namun ia dapat bermain riang_gembira diluar rumah. Di persawahan tikus dapat berteriak dan makan sepuasnya, bernyanyi, loncat kesana kemari menikmati alam kebebasan. Di sawah kucing juga tidak kurang banyak, namun ia harus pulang ke rumah untuk mencari makan. Lantas, apa hebatnya kucing?
Kaum yang hidup di bawah intimidasi sekalipun, ia tetap akan bisa menghirup udara kemerdakaan. Begitulah semesta bekerja untuk menjaga keseimbangan. Yang jadi pertanyaan, kenapa si lemah selalu di-predatori oleh si kuat? Jawabannya, tidak semua yang kuat mempredatori yang lemah, adakalanya yang lemah bisa mem-predatori yang kuat. Gajah misalnya, Gajah memiliki badan yang besar dan memiliki tenaga luar biasa, akan tetapi gajah justru di-predatori oleh semut. Lantas apa hebatnya gajah? Bisa kita bayangkan, seandainya yang kuat dipredatori oleh yang kuat, maka alam ini bisa hancur. Andai gajah di-predatori oleh jenis gajah lainnya, maka bisa dipastikan alam akan rusak. Jika negara kuat melawan musuhnya yang juga negara kuat, maka bumi ini akan hancur dengan senjata nuklir. Begitulah semesta bekerja untuk menjaga keseimbangan.
Predator Bagi Diri Setiap Orang
Bagi si pengendara, predator baginya adalah pengendara lainnya. Setiap yang lewat di sampingnya adalah calon predator yang siap menerkam dirinya kapan saja. Bisa dibayangkan seandainya tiba-tiba bhan salah satu kenderaan yang melintas di sampingnya meledak dan kemudian kendaraan tersebut menabrak ke arahnya.Bagi diri pribadi setiap orang sesungguhnya predator yang paling nyata adalah dirinya sendiri. Ia bisa saja menikmati kebebasaan hidup, makan apa saja yang tersaji dan minum apa saja yang di sungguhkan, akan tetapi ia tidak sadar kalau predator yang bernama strok, kanker, jantung koroner, diabetes moletus akan siap menerkamnya kapan saja.
Bagi seorang raja yang kuat lagi perkasa, meski kekuasaannya meliputi berbagai penjuru, ia juga tidak luput dari incaran predator, predator itu bisa berupa pengkhianatan para dayangnya, atau jenis penyakit tertentu yang akan mengerogoti dirinya.
Posted from my blog with SteemPress : https://munawarpasilhok87.000webhostapp.com/2018/07/filosofi-predator