Sangat lumrah, bahwa manusia seringkali berbuat khilaf, salah jalan, salah langkah, keliru memaknai tujuan hidup, merasa kurang meski sudah berkecukupan, berlaku cuek dan abai, salah sangka dan salah kaprah. Merasa diri terpuruk, berbuat sesuka hati, sehingga menciptakan kehidupan yang suram bagi diri dan orang sekitarnya.
Bila anda merupakan salah seorang yang menjadi petunjuk jalan pulang bagi masalah orang lain. Menjadi pemecah masalah orang lain melalui perantara tulisan. Maka ketika itu anda disebut sebagai seorang penulis sejati. Anda telah membantu orang dari kesusahan. Dan pada akhirnya orang lain pasti akan berterima kasih kepada anda. Inilah reward yang tak ternilai harganya.
Kata-kata yang baik, menggugah, dan memotivasi, akan menstimulus energi positif dalam diri pembaca. Inilah tujuan dari menulis, memancarkan cahaya positif bagi banyak orang.
Ketika seseorang menuliskan sebuah kalimat yang mengandung muatan positif, tanpa ia sadari, itu telah merangsang hati dan pikirannya untuk berbuat kebaikan. Berubah atau tidaknya seseorang setelah membaca untaian kalimat penggugah jiwa, tetap tergantung kepada diri si pembaca. Meski demikian manusia sangat ingin kembali ke jalan yang benar. Mereka sangat ingin menginsafi diri. Mereka juga ingin segera berbelok haluan. Mereka menginginkan cahaya dan uluran tangan. Oleh karenanya, teruslah pancarkan cahaya kebaikan lewat perantara tulisan.
Menulis tentang ajakan berbuat kebaikan, walaupun tak dibaca atau diabaikan, namun cukup berat timbangannya di yaumil mahsyar.
REKOMENDASI BACAAN!
Dulu saya pernah merasakan betapa sulitnya menulis sebuah gagasan dan membuatnya menarik untuk dibaca. Saya juga pernah mengalami betapa sulitnya merangkai kata untuk membuat tulisanyang padat isi, bergizi, dan mudah dipahami. Saya belajar dari banyak guru. Namun cara tersebut belum juga membuka pikiran saya menemukan teknik ampuh dalam menulis.
Mungkin teman-teman juga merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan. Untuk itu saya rekomendasikan kepada teman teman semua untuk membaca buku yang berjudul "10 Senjata Pamungkas Dalam Menulis Buku" Insya Allah buku ini akan menuntun kita untuk menjadi penulis yang handal.
Tetesan air saja mampu melubangi batu, bagaimana mungkin guyuran nasehat tak mampu melunakkan hatiku yang beku.
Created by: @munawar87/Munawar Iskandar
Sungguh indah, kita dipertemukan dan dipersatukan dalam komunitas yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.
Salam Kompak Komunitas Steemit Indonesia
Semoga Tali Silaturrahmi Ini Terajut Menjadi Sebuah Ikatan Persaudaraan Yang Saling Memberdayakan