I feel very disappointed today, Cheetah accused me of plagiarism from onlie media news that is not right. Though I quote not from the media suggested by the Cheetah. This is very strange to me personally and I expect input from all Steemians.
The story is like this. I cite news from the online media site Kompas.com and I include the news link that the contents as follows.
Dikutip dari media online Kompas.com, perempuan itu bernama Virginia Woolf. Dia seorang penulis kenamaan asal Inggris. Google Doodle hari ini 25 Januari 2018 dibuat oleh ilustrator Louise Pomeroy untuk merayakan ulang tahun ke-136 Virginia Woolf.
Lahir di London pada 1882 dari pasangan Julia Prinsep Duckworth Stephen dan Sir Leslie Stephen, Virginia Woolf tumbuh di rumah yang memiliki sebuah perpustakaan besar. Ayahnya juga seorang penulis yang dekat dengan komunitas sastra di Inggris.
Di awal abad ke-20, bersama dengan suaminya, Leonard yang dinikahinya pada 1912, Virginia Woolf menjadi bagian dari Bloomsbury Group, lingkaran tokoh intelektual dan seniman berpengaruh di Inggris.
Novel pertama Virginia Woolf, The Voyage, diterbitkan pada 1915. Karya-karyanya setelah itu terus mengalir, terutama dalam periode interwar antara dua Perang Dunia, sehingga melambungkan namanya. Virginia Woolf kemudian beken sebagai salah satu novelis terhebat dari Inggris.
Sebagaimana dirangkum dari laman doodle Google, Virginia Woolf adalah salah satu pionir narasi stream of consciousness (aliran pemikiran) yang menggambarkan perasaan dan isi pikiran dari para tokoh dalam sebuah pembicaraan dengan diri sendiri.
Virginia Woolf turut dikenal sebagai feminis yang menginspirasi para perempuan di kemudian hari. Beberapa karya sastranya didedikasikan untuk isu feminisme, seperti A Room of One's Own dan Three Guineas.
Novel-novelnya antara lain menyoroti kesulitan yang dialami penulis dan intelektual perempuan, karena kaum lelaki memegang kekuasan besar atas hukum dan ekonomi, selain juga bisa mementukan masa depan perempuan soal edukasi dan peranan di masyarakat.
Pada 1941, Virginia Woolf mengalami depresi. Setelah menulis surat perpisahaan kepada sang suami, dia lantas melakukan bunuh diri dengan tenggelam di sungai. Sebelum meninggal, Virginia Woolf telah menelurkan sembilan novel, berikut karya-karya lain seperti non-fiksi dan esai.
Then after I post through the app Esteem, came the robot cheetah accused me of taking the property of people without acknowledging it. In fact, clearly there I wrote the source from Kompas.com online media.
While Cheetah gives wrong link from http://sijoripost.com/news/ultah-136-virginia-woolf-jadi-google-doodle-hari.html. When I read it, Sijoripost.com's online media was quoted from Kompas. So how does the Cheetah accuse me of taking away people's rights.
This is very unheard of and I am very disappointed because Cheetah accuses me inappropriately. As if today I am returning to take the rights of people without acknowledging them.
Cheetah Hari ini Mendatangi Saya tidak Tepat
Saya merasa sangat kecewa sekali hari ini, Cheetah menuduh saya melakukan plagiat dari berita media onlie yang tidak tepat. Padahal saya mengutip bukan dari media yang disarankan oleh Cheetah tersebut. Ini sangat aneh bagi saya pribadi dan saya mengharapkan masukan dari Steemians semuanya.
Ceritanya begini. Saya mengutip berita dari situs media online Kompas.com dan saya mencantumkan link berita tersebut yang isinya sebagai berikut.
Dikutip dari media online Kompas.com, perempuan itu bernama Virginia Woolf. Dia seorang penulis kenamaan asal Inggris. Google Doodle hari ini 25 Januari 2018 dibuat oleh ilustrator Louise Pomeroy untuk merayakan ulang tahun ke-136 Virginia Woolf.
Lahir di London pada 1882 dari pasangan Julia Prinsep Duckworth Stephen dan Sir Leslie Stephen, Virginia Woolf tumbuh di rumah yang memiliki sebuah perpustakaan besar. Ayahnya juga seorang penulis yang dekat dengan komunitas sastra di Inggris.
Di awal abad ke-20, bersama dengan suaminya, Leonard yang dinikahinya pada 1912, Virginia Woolf menjadi bagian dari Bloomsbury Group, lingkaran tokoh intelektual dan seniman berpengaruh di Inggris.
Novel pertama Virginia Woolf, The Voyage, diterbitkan pada 1915. Karya-karyanya setelah itu terus mengalir, terutama dalam periode interwar antara dua Perang Dunia, sehingga melambungkan namanya. Virginia Woolf kemudian beken sebagai salah satu novelis terhebat dari Inggris.
Sebagaimana dirangkum dari laman doodle Google, Virginia Woolf adalah salah satu pionir narasi stream of consciousness (aliran pemikiran) yang menggambarkan perasaan dan isi pikiran dari para tokoh dalam sebuah pembicaraan dengan diri sendiri.
Virginia Woolf turut dikenal sebagai feminis yang menginspirasi para perempuan di kemudian hari. Beberapa karya sastranya didedikasikan untuk isu feminisme, seperti A Room of One's Own dan Three Guineas.
Novel-novelnya antara lain menyoroti kesulitan yang dialami penulis dan intelektual perempuan, karena kaum lelaki memegang kekuasan besar atas hukum dan ekonomi, selain juga bisa mementukan masa depan perempuan soal edukasi dan peranan di masyarakat.
Pada 1941, Virginia Woolf mengalami depresi. Setelah menulis surat perpisahaan kepada sang suami, dia lantas melakukan bunuh diri dengan tenggelam di sungai. Sebelum meninggal, Virginia Woolf telah menelurkan sembilan novel, berikut karya-karya lain seperti non-fiksi dan esai.
Lalu setelah saya posting melalui aplikasi Esteem, datang Cheetah sang robot menuduh saya mengambil milik orang tanpa mengakuinya. Padahal, jelas-jelas di sana saya tulis sumbernya dari media online Kompas.com.
Sementara Cheetah memberikan link salah dari http://sijoripost.com/news/ultah-136-virginia-woolf-jadi-google-doodle-hari.html. Ketika saya baca, media online Sijoripost.com itu saja mengutip dari Kompas. Jadi bagaimana Cheetah menuduh saya merampas hak hak orang.
Ini sangat keterlaluan sekali dan saya sangat kecewa sekali karena Cheetah menuduh saya dengan tidak tepat. Seakan hari ini saya berdosa kembali setelah hari pertama saya ber-Steemit tanggal 9 Juli 2017 (saya belum paham platform ini) dengan mengambil hak orang tanpa mengakuinya.