Siapa yang tidak kenal dengan Ned Scott? Jika ada #steemian yang tidak kenal bahkan melalui tulisan ini baru tahu nama Ned Scott, maka sudah dapat dipastikan anda salah satu steemian yang “durhaka”. Ned Scott bersama temannya Dan Larimer pencipta BitShares, mendirikan platform media sosial Steemit Inc. Company, pada tahun 2016. Untuk bagaimana sejarah pendirian dan bagaimana profil mereka berdua, cukup banyak artikel yang telah terposting dan bisa anda baca. Karena postingan ini bukan mengulas sejarah #steemit, akan tetapi ingin berbagai cerita kisah pertemuan saya dengan Ned Scott di Jakarta.
Kamis 1/3/2018 merupakan hari bersejarah bagi saya dalam dunia #steemit. Karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan seperti yang saya dapatkan hari itu, bertemu dan foto bareng bersama Chief Executive Officer (CEO) Steemit di Jakarta. Sebenarnya pertemuan ini sudah direncanakan cukup lama, sejak pertama #steemit di launching ke permukaan publik. Namun karena kesibukan sehingga pertemuan dengan Ned Scott baru terjadi hari Kamis itu.
Sehari sebelumnya saya mendapatkan pesan Whatsapp dari (panggilan akrap saya) mengabarkan kalau dirinya sedang di Jakarta,
minta saya untuk terbang ke Jakarta.
Hi friends, I'm in Jakarta, if there is time soon to Jakarta
Di tengah perasaan gembira, lalu saya balas
Ok friends, tomorrow morning I fly to Jakarta, and we meet
Kemudian masuk pesan balasan dari
Ok I wait, come aja own because meeting tomorrow special with you only
Awalnya saya berencana mengajak beberapa #steemian lain, tapi hanya ingin bertemu dengan saya, terpaksa saya urungkan niat memberitahukan kepada yang lain.
Ok, tomorrow I will come alone
Saya berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda pada pukul 06.45 Wib, sekitar jam 09.00 Wib saya mendarat di Bandara Soekarnoe Hatta, Tangerang Banten. Kemudian menggunakan taxi Blue Birt menuju ke sebuah hotel mewah di Jakarta Selatan.
Saya kirimkan pesan Whatsapp ke memberitahu kalau saya sudah berada di Jakarta.
Just go to room 44, I wait
meminta saya masuk ke ruang 44. Sebuah kebetulan dan akan saya jadikan bahan diskusi awal dengan
, angka 44 sesuai dengan tingkatan saya di steemit saat ini.
Hi Nasir, how are you
menyapa saya, sambil kami menjabat tangan dan berpelukan.
Please sit down, let's join friends
Selain , ada beberapa orang lain dalam ruangan, namun yang saya ingat namanya hanya
kurator Komunitas Steemit Indonesia #KSI, serta
yang sering mengunjungi postingan saya.
How are my friends in Aceh
menanyakan kabar teman – teman di Aceh, saya sampaikan #steemian di Aceh dalam keadaan baik dan jumlahnya semakin bertambah.
Good, because Nasir has joined us, now we proceed to the core discussion
Ternyata dan teman – teman belum memulai diskusi inti, karena menunggu saya. Dalam diskusi,
menyampaikan tentang strategi membangun #steemit di Indonesia. Oh ya, sebelumnya
juga mengirimkan salam kepada
,
,
,
,
, serta beberapa steemian lainnya dari KSI Chapter Banda Aceh, Bireuen, dan Lhokseumawe.
menyampaikan, untuk sukses di #steemit dibutuhkan beberapa hal penting, seperti steemian harus konsisten, pantang menyerah, disiplin, perbanyak membaca dan diskusi, dan memiliki jaringan yang kuat dengan bergabung dalam #KSI.
Sekitar tiga jam lebih kami berdiskusi banyak hal tentang steemit dalam ruangan 44. Kemudian kami keluar untuk makan siang. Setelah makan siang, meminta kepada kami untuk mendampingi mengunjungi beberapa tempat wisata di Jakarta, seperti Monas dan beberapa tempat lainnya. Sebelum kami bergerak,
minta ke saya untuk foto bareng sebagai kenang – kenangan
Dalam mobil saat menuju ke Monas, saya duduk berdampingan dengan , dalam diskusi sempat saya bisik bos! Kenapa tidak pernah berkunjung ke
menjawab, saat kamu tulis cerita perjalanan ini akan saya vote 100%, tenang saja.
hanya tersenyum mendengar diskusi kami.
Sekitar jam 22.00 Wib kami balik ke hotel, dan telah memesan kamar nomor 40 untuk saya. Lagi – lagi kebetulan, angka 40 sama persis dengan peringkat istri saya
di steemit.
Karena lelah, lalu saya memilih tidur lebih cepat, lagi pula jadwal penerbangan besok pagi pulang ke Aceh pesawat jam 07.45 wib, tentu saya harus check out hotel sekitar jam 04.00 dini hari.
Pa Pa Bangun... Syauka mau sekolah, minta jajan!
Walahhhh makkkkkk... ternyata pertemuan saya dengan hanya dalam mimpi