Selamat sore sahabat stemian dimanapun anda berapa, pada kesempatan ini saya membagikan sebuah posting tentang adat istiadat yang sudah lama berlangsung di sekitar kita, yakni khanduri blang (kenduri turun sawah).
Masyarakat Aceh yang dikenal sebagai masyarakat yang majemuk dalam berbagai multi dimensi kaya akan adat istiadat dan budaya serta kearifan lokal lainnya.
Keanekaragaman budaya dan kebiasaan tersebut masih dilakukan turun temurun dari dulu hingga sekarang. Karena adat istiadat sudah dilakukan dari jaman dulu sehingga generasi muda sekarang tidak mengetahui sejak kapan kebiasaan budaya itu dimulai.
Salah satu kearifan lokal Aceh yang masih eksis dari dulu sampai sekarang adalah pelaksanaan khanduri blang (kenduri turun sawah). Acara khanduri blang biasanya dilakukan menjelang turun ke sawah., atau di saat padi menjelah dewasa. Mungkin itu tergantung tempat atau daerah.
Adat istiadat khanduri blang ini merupakan kegiatan adat yang sudah disatukan dengan kepercayaan masyarakat aceh yaitu Agama Islam, kegiatan ini dilakukan bersama-sama para petani, pemuka adat, pemuka agama dan para unsur muspika. Dimana duduk bersama saling menghanturkan Doa atas apa yang sudah di peroleh selama musim penen padi yang lalu dan harapan di saat musim sekarang.
Hampir setiap kecamatan menyelenggarakan kebiasaan adat ini, para ibu-ibu memasak untuk sedikit makanan dicicipi setelah para masyarakat berdoa. Adat ini patut dipertahankan karena merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT.