Dalam seminarnya, ia memaparkan kiat-kiat untuk membudayakan literasi di Sekolah. Bukan hanya sekadar memberikan masalah beliau juga ikut menyumbang berbagai solusi. Namun, dikarenakan keadaan tempat saya tinggal berbeda dengan keadaan wilayah yang beliau paparkan, akhirnya saya memberanikan diri untuk bertanya dan memaparkan tentang upaya yang telah saya lakukan selama ini dalam penggerakan literasi di sekolah. Salah satu masalah yang saya paparkan berkaitan dengan tidak tersedianya buku bacaan yang sesuai dengan usia mereka.
Melalui diskusi tersebut, Pak Dharma memberikan beberapa solusi yaitu, mengajak orang tua siswa untuk peduli kepada anaknya sendiri dengan membeli buku bacaan yang diminati, mengirimkan surat permohonan bantuan buku untuk semua penerbit mayor yang ada di Indonesia, serta membuat proposal yang ditujukan kepada dewan atau lembaga pemerintahan lainnya.
Selain itu, ketua IGI Bireun Pak Hamdani juga ikut memberikan apresiasi kepada upaya yang saya lakukan dan motivasi anak-anak dalam membaca sehingga beliau tergerak hati untuk menyumbang sebanyak 10 buku dengan judul yang berbeda. Hal ini akan menjadi cambuk awal bagi saya untuk terus bergerak dalam menggagas literasi di sekolah. Tidak pantang menyerah hanya dengan segelintir masalah, karena setiap penyakit ada obatnya setiap masalah ada solusinya.