Rancu untuk menjelaskan. Namun tetap saja ku coba. Wajar dia bahagia, toh dia sangat dewasa. Kemarin saat kutanyakan siapa sahabatmu, kekecewaan jawabnya. Aku sempat gagal paham kala itu. Jika ku bayangkan sangat lah pilu rasanya. Tak lama setelah itu kujumpai lagi namun kutanyakan, jika kekecewaan sahabat mu kenapa kau bahagia?. Aku tak mengatakan sahabat ku mengecewakan, tapi mengecewakanlah sahabatku. Sangking bersahabatnya aku sudah terbiasa, Lalu apa yg membuat ku tak bahagia? Jika kekecewaan telah menjadi sahabat ku. Aku pun terdiam dan tak melakukan sesuatu,.
Aku sedikit lebih paham sekarang. Ternyata yang kau ceritakan tentang fikiran. Bagaimna orango-rang lemah selalu tenggelam bersama emosi dan egonya. melawan mereka, itu perkara celaka. Namun biarlah sensi ego dan emosinya berkolaborasi, jika menjadi babi kau harus lebih pintar dalam mengambil opsi tanpa melarikan diri.
Kekutan mu adalah fikiran jangan sampai kali ini kulihat kau terkontaminasi ego atau emosi. Terlepas dari itu kau sudah mengerti bukan. kebahagiaan tak ada di sana. lebih tepatnya ia sama seperti kebaikan, hanya sebagian kecil yg tampak melihatnya.
Location Lampuuk, Aceh, Indonesia