Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 23 Desember 2017 adalah hari yang istimewa untuk Komunitas Steemit Semarang. Ada yang berbeda dengan pertemuan rutin kali ini, bukan karena jumlah pengguna Steemit yang bertambah melainkan karena kehadiran salah satu sosok yang selama ini aku kenal hanya di layar kaca laptop melalui tulisan-tulisannya yang sangat inspiratif.
Adalah seorang @Mariska.Lubis, sosok yang turut andil berkontribusi bagi kemajuan Steemit di Indonesia. Meski hampir seminggu berlalu, ingatan tentang pesan-pesan yang aku tangkap dari kedatangan beliau masih terngiang-ngiang sampai sekarang. Bahkan spirit ini akan tetap aku pegang selama berada di Steemit ini.
Spirit 3B, begitulah pesan dari Teh untuk seluruh steemians sebagai modal untuk bisa sukses di Steemit ini.
Apa itu 3B?
Berkarya
Steemit adalah salah satu media sosial yang berbeda dengan media sosial pada umumnya. Di sinilah orang-orang yang memiliki kreativitas akan mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya. Selama ini fakta yang sering kita lihat, banyak orang-orang berprestasi kurang mendapatkan apresiasi yang sepandan dengan karya yang di hasilkan. Apalagi jika boleh jujur, sulit sekali bagi mereka yang berkecimpung di industri kreatif untuk bisa “menjual” karyanya.
Entah karena industri kreatif yang sedang lesu atau memang masyarakat yang kadung senang dengan budaya gratisan, makanya nggak heran jika di sekeliling kita banyak dijumpai mereka yang menekuni dunia tulis menulis, atau menggambar hanya dipandang sebelah mata.
Dengan adanya Steemit ini, semoga saja kedepannya mereka baik yang sudah menekuni dunia kreatif atau siapapun mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa sukses, bisa berpenghasilan dari karya yang di mereka hasilkan.
Syarat utama yang harus dipenuhi Steemian saat hendak memulai berselancar di media ini juga cukup mudah, yaitu hanya dengan memberikan postingan yang original. Boleh posting apapun asal tidak plagiat dan mengarah ke hal-hal yang bersifat negatif. Ini artinya siapapun memiliki kesempatan yang sama di Steemit ini. Semakin mereka kreatif semakin berkualitas postingan tentu reward yang didapat juga akan semakin besar. So, tunggu apa lagi selamat berkarya.
Bergaul
Pada postinganku sebelumnya, aku pernah menulis jika komunitas adalah salah satu unsur yang sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas di Steemit ini. Ternyata kemarin saat memberikan motivasinya kepada Komunitas Steemit Semarang Teh
juga berpesan demikian.
Mungkin ada beberapa Steemians yang berpikir jika semakin banyak orang yang bergabung di Steemit maka posisinya menjadi terancam karena pasti ada persaingan. Padahal jika kita mau melihat lebih dalam semakin banyak yang bergabung di Steemit maka ini juga keuntungan buat kita semua.
Di Indonesia sendiri Komunitas Steemit Indonesia adalah salah satu wadah bagi steeminas untuk saling mengenal, bertukar informasi dan saling menguatkan satu sama lain. Jika sampai detik ini kita merasa sudah memberikan postingan yang bagus, original dan berkualitas tetapi hasil yang didapat belum sesuai dengan apa yang diharapkan mungkin di sini ada yang kurang. Salah satunya adalah kurang bergaul ini. Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang, maka tak ada satupun steemians yang melirik postingan kita. Cobalah keluar dari sarangmu, bergaulah dengan komunitas Steemit yang terdekat dengan domisilimu atau jika keadaan tidak memungkinkanmu untuk bergaul dengan komunitasmu berjejaringlah via grup wa, discord, dll. Bangunlah relasi dari sana. So, pastikan setelah berkarya jangan lupa untuk bergaul.
Berbagi
Pernah dengar pepatah berbagi tidak akan membuatmu merugi ? Ya begitu juga di Steemit. Berbagi di sini bukan dalam artian untuk membagi-bagikan hasil yang di dapat ya, hahha.
Pada intinya Steemit ini akan memberikan reward kepada siapapun yang melakukan upvote dan komentar pada postingan Steemians lain. Nah untuk itulah janganlah pelit untuk sekedar berbagi terlebih dengan mereka yang masih baru (seperti saya, hahah).
Berikanlah penghargaan untuk karya yang benar-benar patut di apresiasi, atau balaslah mereka yang sudah melakukan hal demikian pada kita. Aku yakin jika kesadaran untuk berbagi ini mengakar dalam diri seluruh Steemians pasti tak akan ada lagi orang yang mengiba untuk minta di upvote atau di follow kembali.
Bagikanlah kebaikan maka kita juga akan mendapatkan kebaikan.
Nah itu tadi spirit 3B yang di wariskan Teh kepada siapapun yang akan dan sudah menjadi bagian dari Steemit.
Terlihat mudah bukan, namun pada kenyataanya susah untuk dijalankan.
Selamat mencoba, sampai jumpa postingan selanjutnya ya…
Terima kasih kepada Kurator Indonesia dan
, serta teman-teman Komunitas Steemit Indonesia atas dukungannya.