Dear steemians
Pendidikan anak sangatlah penting, karena berhubungan langsung dengan masa depan sang anak. Yang paling utama adalah pendidikan agama, meskipun juga bukan berarti mengesampingkan pendidikan umumnya. Pedidikan agama sangat penting karena akan sangat pengaruh terhadap perkembangan mental dan perilaku sang anak. Jika pendidikan agama yang didapat sangat minim, bukan tidak mungkin seorang anak setelah dewasa akan menjadi anak yang memiliki kepribadian buruk dan tercela. Hal ini karena kurangnya aqidah yang tertanam dalam jiwanya, hingga ia mudah terpengaruh dan ikut terseret dalam arus globalisasi yang sudah tidak mengenal lagi mana yang haq dan mana yang bathil. Apalagi di jaman sekarang, yang mana kemunkaran dan kemaksiatan sudah di anggap legal dan mudah ditemukan kapan saja dan di mana saja.
Begitu juga sebaliknya, anak yang sejak kecil tertanam pendidikan agama yang kuat, ia akan bisa membedakan mana yang patut diikuti dan mana perbuatan yang mengandung dosa. Kuatnya aqidah yang tertanam dalam jiwanya tidak akan membuatnya mudah terpengaruh dan terseret dalam arus modernisasi yang mengandung unsur-unsur kemunkaran. Karena itulah sangat pentingnya menanamkan pendidikan pada sang anak sejak dini.
Sayangnya, sepertinya sedikit sekaliorang tua yang menyadari akan hal itu. Banyak orang tua yang lebih mementingkan pendidikan umum sang anak tanpa diimbangi dengan pendidikan agama. Mereka dengan sengaja menyekolahkan anaknya di sekolah atau universitas favorit, demi untuk meraih gelar setinggi-tingginya.
Namun ada juga orang tua yang dengan sengaja tidak mau menyekolahkan anaknya, karena takut harta yang di milikinya akan berkurang atau bahkan bisa habis. Mereka tidak peduli lagi dengan pentingnya pendidikan bagi masa depan sang anak. Dalam pikiran orang-orang seperti hanyalah bagaimana caranya agar uangnya bertmbah banyak dan kekayaannya semakin menumpuk. Mereka beralasan mencari uang toh nanti untuk anak-anaknya juga, lalu untuk apa membuang-buang untuk membayar biaya sekolah yang mahal.
Orang tau semacam ini sudah tidak peduli lagi dengan perilaku sang anak yang sudah keluar dari jalur agama, bahkan seolah-olah jika anaknya mau berpesta narkotika dan miras dirumahnya, orang tuanya akan mengizinkan. Mereka mau memberikan uang berapa saja pada anaknya, asalkan tidak mengeluarkan biaya pendidikan yang dianggap mahal.
Sungguh sebuah persepsi yang sangat keliru, bagaimana mungkin ada orang tua yang sanggup menggadaikan aqidah anaknya demi untuk harta duniawi yang tiada ujungnya. Tentu semua ini hanya akan terjadi pada orang tua yang serakah akan harta dan silau akan kenikmatan duniawi yang bersifat semu dan sementara.
Bukankah tujuan manusia diciptakan dimuka bumi ini hanyalah untuk beribadah dan selalu menyembah-Nya, hal ini tidak akan pernah terjadi dan tidak akan dilakukan oleh orang-orang yang pendidikan agamanya minim. Karena hanya dengan pendidikan agama, seseorang akan mengetahui pokok-pokok ajaran islam, seperti rukun islam, rukun iman, adab-adab dalam kehidupan sehari-hari dan berbagai ajaran yang mengarah pada kebaikan dan ketenangan jiwa. Hal-hal tersebut merupakan fardlu'ain untuk dipelajari oleh setiap orang muslim, yang harus dimulai sejak kecil atau masa kanak-kanak. Jika sudah telat akan sangat sulit untuk mengajarkannya, karena hati yang sudah tercemar dengan noda-noda kemaksiatan tidak akan mudah menerima kebenaran.
Saya berharap Semoga tulisan singkat ini bisa bermanfaat bagi saya sendiri dan kepada sahabat steemians semua