Pagi hari ahad saya sudah siap untuk pulang kampung dengan harus melewati Seulawah terlebih dahulu karena tidak ingin Meet Up ini terlepas kandas lagi. Karena sudah berazam saya harus menghadiri acara Meet Up chapter Pidie yang pertama yang bertema Meusaboeh ini walau harus meninggalkan aktifitas yang lainnya.
Alhamdulillah dan Alhamdulilah azam saya terealisasi bisa menghadiri acara Meet Up pertama di Chapter Pidie, sebelumnya ingin membersamai Meet Up Bandung dan Takengon tapi di luar kadar kemampuan dan ada hal yang tidak bisa ditinggalkan.
semangat dari sang ketua chapter Pidie tidak salah pilih kami, aura Hasan Tiro terpancar di wajahnya dan kru yang tidak kalah dalam menangani segala keperluan diantaranya
,
,
,
,
,
dan lain-lain yang tidak mampu saya ingat satu persatu.
Kruuuuuuu semangaaaaat!!!!
Sungguh usaha kalian terbukti dan terealisasi dengan berjalan acara dengan baik dan lancar, selamat teruntuk kalian semua..
Dan para kurator keren dan mampu mengupgrade kami untuk terus menulis steemit dan senantiasa bertahan dalam badai karena setiap badai pasti akan berlalu. walaupun katanya SBD melemah, dan itu bukan masalah, itu hanya bumbu untuk melejitkan semangat dalam bertahan. Senang bertemu para Kurator hebat
yang digadang-gadangkan menjadi Ambassador steemit nantinya bersama
, dan tak lupa kurator gaming
.
Penasaran saya terjawab sudah yang sebelumnya membayangkan seperti acara formal lainnya, ternyata begini acara Meet Up, luar biasa, membahana semangat para Steemian senior dan para Kurator yang super duper dahsyat.
Sebagai penduduk dan anak kelahiran Pidie seharusnya menyambut para tamu tapi situasi dan kondisi menuntut saya berperan layaknya tamu. Mohon dimaafkan!
Dan mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk para Srikandi yang sudah menyempatkan diri hadir tapi belum bisa kami servis layaknya tamu, atau pakai karpet merah tapi jelbab saya merah dengan latar biru dari laut yang banyak whale dan plankton.
sekali lagi mohon dimaafkan kalau ada hak-hak tamu tidak kami penuhi dengan baik. Karena kami hanya manusia biasa yang senantiasa berkekurangan.
Terkhusus tamu yang saya kenal sebelumnya
yang kenal tapi seperti tidak asing wajahnya, ternyata kita pernah jumpa di warkop Polem banda aceh tapi hanya sebatas melihat saja. Dan steemians Srikandi lainnya semoga kita bisa bersua lagi dengan Meet Up khusus kita perempuan.
menjemput semangat para steemian yang luar biasa, memompa lagi semangat yang menggelora di hati, saya beruntung berada diantara steemians. Walaupun menjadi makhluk minoritas seperti kata
Tapi hikmahnya setelah Meet Up para Srikandi bersemangat untuk mempromosi steemit kepada kaum hawa yang lainnya, karena menjadi makhluk minoritas sungguh tidak nyaman, belum lagi menjadi sorotan mata para steemians laki-laki hehe.. dan kami berazam untuk merekrut setiap minggu ada dua orang para stemian dari perempuan yang bergabung. Dan yang sangat semangat adinda kami . Ditunggu dek cut ya donwlinenya hehe..sudah kayak bisnis multivel marketing(MLM) kita.
Dan ada miss , beliau juga mau berusaha untuk memperluas jaringan steemian srikandi. Terus semangat cek gu, kalau nanti kita Meet Up lagi, kalau bisa kita menjadi makhluk mayoritas, walaupun perempuan kita juga bisa untuk membersamai steemit walaupun sibuk dengan hal yang lainnya demi mengasah litetasi dan membangun peradaban insyaallah.
Dan terbukti dalam dua hari ini terus hadir para steemian baru srikandi di grup whatsapp Srikandi atau cut nyak alias urueng inoeng
Ada pepatah yang mengatakan:
"kekeruhan dalam sebuah komunitas lebih baik daripada kesucian dalam seorang diri"
Semoga kehadiran kita paling kurangnya mampu memberi energi positif atau bahkan menjadi salah satu tameng untuk mempersatu dan bukan mengeruhkan suasana dan selalu termotivasi untuk mengupgrade diri menjadi lebih baik, dan dengan komunitas kita bisa saling mengingatkan kalau ada yang sudah mulai menyalahi jalan, semoga....
Mohon maaf kalau ada salah dalam berkata dan mohon tunjuk ajarnya😇