Steemit adalah salah satu platform baru yang menghargai setiap postingan penggunaannya dalam bentuk *reward* bisa berupa STEEM DOLLAR maupun STEEM POWER. Lalu sudah berapa SBD/SP yang sudah saya dapat di steemit, di postingan kali ini saya belum terlalu berani membahas masalah itu karena saya belum terlalu mengerti juga tentang SBD/SP.
Indonesia sendiri selain menduduki peringkat pengguna Internet terbanyak di dunia ternyata juga termasuk dalam 10 besar negara dengan pengguna steemit terbanyak. Menurut data dari Google trends 2018, Indonesia mampu menduduki peringkat ke 8 dengan pengguna steemit terbanyak di dunia. 
Sebenernya saya juga mengharapkan Reward tapi berharap dengan sewajarnya saja, jangan sampai berkomentar di postingan orang " tulisannya bagus dan sudah saya upvote, jangan lupa kunjungi steemit saya ya."
Belakangan ini saya sempat terkejut dengan kelakuan steemian Aceh yang bisa dibilang rata-rata level mereka di atas 50 , tapi melihat kelakuan mereka sama persis seperti anak-anak.
Misalkan ada postingan yang membahas masalah Rokok.
contoh ;
"Rokok itu sangat bermanfaat dalam kehidupan kita" . Setelah membaca itu langsung berkomentar, tanpa perlu mencerna lebih dalam apa yang baru saja telah dia baca.
Lalu apa isi komentarnya, kritikan ? Tentu saja bukan.
- Go..ok loe, rokok itu membahayakan.
- Aing loe, rokok itu penyakit.
Mereka mencaci, memaki habis-habisan yang membuat postingan, paling parahnya adalah mereka mengajak teman-teman satu team untuk menyerbu postingan itu, mereka langsung memvonis bahwa postingan itu sangat merusak. Mungkin saja yang maksud oleh yang membuat postingan itu beda, mungkin maksudnya begini " Rokok itu sangat bermanfaat dalam kehidupan kita, bisa membantu kita dalam segi perkonomian kalau kita mau berbisnis/jual Rokok".
Nah, itulah perlunya kita membaca dan mencerna setiap tulisan agar tidak ada dusta di antara penulis dan pembawa.
Contoh 2 ;
Postingan " Rokok itu tidak baik untuk kehidupan kita, asapnya bisa memicu serangan jantung".
Tiba-tiba ada yang berkomentar :
" Baik kok, saya sudah sepuluh tahun menjualnya tapi aman-aman saja ".
Kalau kalian melihat yang seperti ini, apa komemtar anda selanjutnya ?
Apakah :
- iya, kalau anda jual sih aman-aman saja malah menguntungkan. ( Simple )
Atau yang ini ? - anda jangan memancing emosi saya.
Tapi yang saya lihat komentar selanjutnya adalah "anda jangan memancing emosi saya"
kenapa bisa begitu ? Itulah betapa ribetnya kehidupan yang fana ini.
Sebenarnya saya yang baru bergabung di steemit ini ( newbie ) sangat menyayangkan ini terjadi, cobalah untuk saling introspeksi diri dalam semua hal, mulai dari membuat postingan ataupun berkomentar di postingan orang lain dan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Saya harap untuk kedepannya KSI INDONESIA tetap kompak dan selalu rukun di steemit dan bisa menerima contoh kepada steemian yang masih newbie seperti saya ini, dan saya juga berharap untuk kedepannya hal-hal seperti itu tidak terulang kembali.
CATATAN
" Postingan ini saya buat sama sekali tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun, ini hanyalah sekedar pandangan pandangan saya yang masih newbie ini".
Mungkin cukup sekian dulu untuk postingan kali, mohon maaf jika ada kata-kata yang salah ataupun menyudutkan.
⬇⬇⬇visit also me at⬇⬇⬇