Selamat malam para sahabat stemian's semuanya dimanapun anda berada.
Baiklah pada kesempatan ini saya ingin sedikit bercerita tentang solusi dalam menghadapi sebuah masalah.
Dalam kehidupan ini banyak masalah dan rintangan hidup yang selalu menghantui kita dan banyak hal yg selalu menghalang-halangi jalan tujuan hidup kita ke sesuatu tujuan,baik dlm berakvitas kerja,keluarga,persahabatan bahkan sampai ke masalah berpacaran.Kadang kita suka ngeluh atau bete ataukah meresa kesal karna kadang setiap keinginan selalu ada aja rintangan,tapi kita juga harus sadar dan lebih bijak dalam menghadipinya karna yang namanya hidup itu punya tujuan dan setiap tujuan itu pasti ada rintangan yang mana kita harus sabar menghadi setiap rintangan itu untuk tercapainya sebuah tujuan.
Banyak dikalangan kawan dan sahabat kita yang dikala banyak masalah dan rintangan yg buat pikiran berpikir pendek,sehingga memilih jalan yg salah untuk menghilangkan rasa kecewa atau rasa betenya dengan mabuk-mabukan,padahal kita semua tau dan sadar bahwa mabuk itu tidak menyelesaikan masalah tapi banyak menimbukan masalah baru yang lebih rumit dari masalah sebelumnya,contohnya sesudah mabuk yang sebelumnya ingin menenangkan pikiran malah sesudah mabuk kita bisa saja akan terjadi kecelakaan,tau-tauran dan kadang malah banyak berepotkan orang karna salahnya kebijakan dalam menyelesaikan masalah yang tadinya gak seberapa,bisa saja kita akan berurusan dengan pihak yang berwenang karna tindakan kita yang diluar perkendalian.Jangan salah ambil kebijakan karna kebijakan yg salah akan merugikan diri kita sendiri.
Kebijakan yang tepat,untuk mengendalikan diri dari masalah apa saja..
Coba tenangkan diri,buka pintu hati dan pikiran yang damai dalam diri dan jiwa,kendalikan dirimu dari segala masalah yang ada,karena mengendalikan diri jalan yang tepat untuk tidak bertambah besar dari masalah yang sebenarnya tidak seberapa.Dan senantiasa ingat kepada Allah sang maha pencipta.
Ingat.....barang siapa yg mengingatkan kita
Tidak ada gunanya dan tidak ada artinya bila kita tidak pernah ingat dengan sendirinya.(hek ngoen yang peuingat tapi jih hana jie ingat keudroejih).
Percuma peringatan itu akan jadi sia-sia saja.