Venezuela Luncurkan Mata Uang Digital, Namanya Petro
Sumber : Okezone.com
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan telah mendapat USD735 juta (Rp10 triliun) pada hari pertama prapenjualan mata uang kripto bernama petro.
Mata uang kripto baru itu diluncurkan untuk mengeluarkan Venezuela dari krisis ekonomi. Maduro berharap petro memungkinkan negara itu menghindari berbagai sanksi Amerika Serikat (AS) saat mata uang bolivar merosot ke rekor terendah dan Venezuela mengalami hiper-inflasi serta meruntuh kan ekonomi sosialis. Para pakar blockchain memperingatkan petro tampaknya tidak akan menarik banyak investasi.
Mata Uang Digital Belum Ganggu Industri Keuangan
Sumber : Liputan6.com
Mata uang digital semakin marak dalam setahun terakhir ini lantaran nilai pasar melonjak signifikan.
Oleh karena itu, mata uang digital menjadi perhatian pelaku pasar keuangan, ekonom, miliarder, dan lainnya. Mata uang digital juga masih menimbulkan pertanyaan bagaimana karakter dan kelangsungannya ke depan.
S&P Global Ratings percaya kalau mata uang digital membutuhkan sejumlah peraturan dan pedoman sebelum berdampak terhadap keuangan.
OJK: Mata Uang Digital Bukan Produk Industri Jasa Keuangan
Sumber : Okezone.com
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku, Bambang Hermanto mengatakan, mata uang digital (Virtual Currency/VC) bukanlah produk industri jasa keuangan yang dapat dipertanggung jawabkan.
"OJK bahkan tidak dalam posisi memiliki kapasitas untuk mengatur legalitas dan tata cara perdagangan yang bukan produk industri jasa keuangan. Virtual Currency adalah satu usaha yang tidak dapat dipertanggung jawabkan," katanya di Ambon, Rabu (21/2/2018).