Kebiasaan nongkrong dan minum kopi telah menjadi ritual yang sulit dipisahkan dalam keseharian kita sekarang ini, terutama bagi mahasiswa baik di kampus atau diluar, mereka menghabiskan waktu senggang di warung kopi sembari menunggu dosen atau sepulang kuliah.
Hal serupa juga terjadi bagi masyarakat umum, yang saban hari berkumpul di warung kopi langganan mereka untuk sekedar menikmati seduhan kopi kesukaaan sampai membahas hal-hal penting lain sambil ngopi. Di warung kopi, kita akan menemukan berbagai unsur masyarakat yang berkumpul sesuai kebutuhan.
Source
Butuh kejelian melihat peluang dari fenomena ini, dimana waktu senggang tersebut sebisa mungkin dimanfaatkan untuk hal yang lebih spesifik lagi, salah satunya; menulis sambil ngopi. Simple bukan? Sebuah peluang yang memang terlihat simple, jika ditekuni dengan penuh keyakinan dan ikhlas.
“Siapapun bisa menjadi penulis, kecuali bagi mereka yang tidak mau” (Yarmen Dinamika)
Kata bijak yang sebisa mungkin dijadikan pemicu bagi para penulis pemula yang ingin menyalurkan hobbynya di bidang ini, karena dukungan tempat dan waktu yang sangat efektif, yaitu sambil ngopi. Dimana bisa dilakukan sesuai dengan keinginan dan waktu senggang yang tersedia setiap harinya.
Inilah peluang yang luput dari mereka yang ingin merubah opini publik tentang banyak hal menyangkut kehidupan sosial, pendidikan, politik dan hal-hal lainnya, yang semua itu dapat dituangkan kedalam tulisan daripada mendiskusikannya dan berakhir dengan debat kusir yang tak berbekas.
Mari menulis, karena dengan tulisanlah sejarah tercipta dan kopi siap menjadi fasilitator atau bahkan mediator untuk hal tersebut.
ENGLISH
The habit of hanging out and drinking coffee has become an inseparable ritual in our daily life, especially for students either campus or outside, they spend their free time at the coffee shop while waiting for the lecturers or after college.
The same thing happens for the general public, who every day gathered in their coffee to subscribe to their favorite coffee to discuss other important things while drinking coffee. In a cup of coffee, we will find the various elements of society gathered as needed.
It takes carefulness to see the opportunities of this phenomenon, where the leisure time as much as possible utilized for more specific things, one of them; write while coffee. Simple is not it? An opportunity that does look simple, if ditekuni with full confidence and sincerity.
" Anyone can be a writer, except for those who do not want to " (Yarmen Dinamika)
Word of wisdom as much as possible triggered for the beginner writers who want to channel his hobby in this field, because the support place and time is very effective, ie while coffee. Where can be done in accordance with the wishes and leisure time available every day.
This is an opportunity that escapes those who want to change public opinion about many things about social life, education, politics and other things, all of which can be poured into writing rather than discussing it and ending with an unthinkable coach debate.
Let’s write, because with writing history is created and coffee is ready to be a facilitator or even a mediator for that matter.
Source