Budi berjalan merunduk dengan jiwa menengadah
Lelah berpaling kiri kanan
Dia hanya kuat melirik saja
Di pinggir pagar besi karat itu
Dia melihat awan
Sedikit pudar dan buram
Ikan, kodok dan binatang berkaki kurus itu sedang bermain riang dalam gombalan awan
Awan yg beriak ringan
Riak suatu cemplungan
Kaki Sibudi tanpa sengaja mengerus batu.
Runyam, negri awan kini berkarat nan runyam