Hallo teman-teman Steemit, aku hanya ingin sedikit mendongeng ya.... Tapi jangan baca sendirian saat sedang di rumah....😊😊
Rini pernah tinggal di Jakarta ibu kota negara Indonesia. Dia baru berusia 8 tahun pada waktu itu dan tinggal bersama orang tuanya dan seorang adik laki-laki dan perempuan ketika pertemuan hantu ini terjadi. Orang tuanya tinggal di dekat sekolahnya di Condet dan dia biasa naik bus sekolah setiap pagi dan kembali ketika sekolah berakhir pada pukul 1:30 siang.
Saat itu pukul 6.30 pagi ketika dia naik bus sekolah dan duduk di tempat favoritnya di belakang bus. Ketika dia dengan santai melihat pemandangan, dia melihat seorang lelaki tua berdiri sendirian di sisi jalan kecil menuju sekolah. Dia hanya berdiri memandangi ujung lain jalan seolah-olah dia tenggelam dan tenggelam dalam pikirannya. Rini menoleh untuk melihat lelaki tua itu sampai dia tidak lagi terlihat ketika bus memasuki sekolah.
Pada pagi ke-2, Rini tidak mengharapkan untuk melihat lelaki tua itu tetapi dia terkejut melihat lelaki tua itu di tempat yang sama di jalan kecil. Namun, kali ini dia tidak hanya ada di sana tetapi dia menatap langsung padanya dengan senyum yang tampak aneh. Dia heran bahwa dia tampak terburu-buru mencoba terlihat sibuk di dalam bus. Dia senang bus sekolah akhirnya tiba di Sekolah dan dia pergi ke kelasnya.
Namun pada hari ke-3, Rini berpikir lelaki tua itu tidak mungkin ada di sana tetapi terkejut melihat lelaki tua itu berada di tempat yang sama di jalan kecil itu. Orang tua itu masih menatap Rini dengan tatapan aneh. Tanpa peringatan, mulut lelaki tua itu menganga lebar dan lebar sampai mulut menutupi seluruh wajahnya. Mulutnya menutupi begitu banyak wajah sehingga mata dan hidungnya hilang, hanya seluruh wajahnya, wajah tanpa kepala!
Rini hanya bisa berteriak dan menjerit pada pertemuan yang tak dapat dijelaskan sesuatu yang tidak masuk akal! Sopir bus yang ketakutan oleh jeritan itu menghentikan bus dan dia serta semua siswa mencoba menenangkan Rini. Orang tua Rini dipanggil dari rumahnya. Sejak itu, ayah Rini mengantarkannya ke sekolah sendiri, tetapi menggunakan rute yang berbeda.
Selesai.
Catatan:
Ini hanya cerita khayalan aku saja, memakai nama aku