Hampir satu bulan belakangan ini anak saya kembali lagi ke platform Steemit untuk kembali menghidupkan akun yang telah dibuatnya satu tahun yang lalu. Dengan penuh antusias setiap hari dia mulai belajar untuk konsisten memberikan postingan setiap hari.
Tak hanya rajin membuat postingan, beberapa challenge menulis juga dia ikuti. Meski tidak mendapat juara setidaknya dia berani untuk mencoba. Saya selalu memberikan motivasi untuknya, tidak penting nantinya juara atau tidak. Karena hal yang paling penting adalah bagaimana menumbuhkan mental juara itu sendiri, yaitu dengan berani mencoba, ikhlas menerima kekalahan, dan terus belajar dari apa yang sudah diperolehnya.
Komunikasi dengan Steemians lain pelan-pelan juga dilakukannya sebagai salah satu wujud kepeduliannya terhadap steemians lain yang sudah rela singgah pada postingannya bahkan meninggalkan komentar.
Tapi sayang, kebahagiaan dan semangat yang berapi-api ini tiba-tiba saja menjadi hal yang membuatnya sedih. Bermula dari postingannya yang dibuatnya kemarin. Mengambil judul Soal Pilihan
Awalnya tidak ada yang terlihat aneh, bahkan saat saya melakukan resteem postingan ini saya lihat masih sempat membalas beberapa steemians yang berkomentar di sana.
Tadi malam tepatnya setelah Isya, Salma bercerita mengalami kesulitan saat hendak login pada akunnya tersebut.
Selama ini Salma memang tak pernah melakukan logout, sehingga bisa langsung terkoneksi pada akun Steemit miliknya. Beberapa kali dicobanya tapi tak kunjung berhasil, sampai akhirnya Salma meminta bantuan pada tentang hal ini.
Dari sinilah juga bercerita jika beberapa waktu lalu saat sudah berhasil memposting sebuah tulisan, tiba-tiba saja postingannya menghilang tanpa jejak. Sungguh aneh bukan. Dugaan sementara mereka mengira jika mungkin Steemit sedang eror karena adanya hal ini. Semoga saja esok sudah normal kembali.
Pagi tadi setelah mereka berdua ketemu, baru diketahui jika ternyata sampai saat ini Salma belum berhasil melakukan login. Karena penasaran saya membuka akun milik ini. Betapa kagetnya, saat saya melihat seperti ini. Reputasi yang semula mencapai angka (30) kini menjadi 0, lantas ke mana perginya angka-angka itu?
Usut punya usut ternyata ,
dan
sedang membicarakan masalah ini. Belakangan baru diketahui bahwa semua bermula dari sebuah link yang dicantumkan salah satu orang yang berkomentar pada postingan Salma.
Karena tidak menaruh curiga sedikitpun, Salma pun melakukan klik pada link tersebut. Setelah itu bye bye, alhasil sampai saat ini Salma tak bisa login untuk masuk ke akun miliknya .
Hal ini bukanlah yang pertama dan baru saja terjadi. Sudah ada beberapa Steemians yang mengalami hal serupa sehingga harus kehilangan sejumlah SBD yang ada padanya. Bersyukur akun milik Salma belum terlalu lama dijalankan sehingga tak begitu banyak kerugian yang dialaminya. Meski tidak dipungkiri penyesalan itu pasti ada.
Semoga saja apa yang dialami anak saya ini tak akan terulang lagi oleh Steemians lain. Tetap waspada dan hati-hati ya, ingatlah kejahatan terjadi bukan saja karena niat si pelaku tapi karena adanya kesempatan.
Terima kasih kepada Kurator Indonesia dan
serta teman-teman Komunitas Steemit Indonesia atas dukungannya.