Ada yang tahu tentang Marques de Sade? Inilah nama yang disebut memunculkan istilah sadis atau sadisme. Mungkin berasal dari Sade. Bukan seude ya, tapi Sade, yang kini menjadi sadistic atau sadis yang menurut KBBI untuk merujuk pada hal-hal yang tidak mengenal belas kasian, kejam, buas, ganas, kasar.
Entah kenapa sadis jadi dilekatkan kepada bangsawan Prancis itu. Barangkali ada kaitannya dengan kesenangan politikus revolusioner ini yang menyukai karya-karya yang mengandung kekerasan dan kekejaman. Dalam catatan Wikipedia, Sade disebut sosok yang terlepas dari pertimbangan hukum, moral dan juga agama.
Terlepas darimana akar kata sadis berasal, yang jelas dunia saat ini cenderung untuk menolak konten-konten yang dipersepsikan sebagai konten sadisme, termasuk diantaranya gambar-gambar korban kecelakaan, korban musibah, bahkan juga gambar orang sakit.
Bagi kami wartawan yang berkerja pada media jurnalistik jelas dilarang untuk menyiarkan informasi sadis. Hal ini tersebut dalam Pasal 4 Kode Etik Jurnalistik yang menekankan bahwa kami wartawan tidak boleh menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis, cabul.... Teman-teman saya menganjurkan untuk memblur jikapun hendak dijadikan pendamping berita.
Saya sendiri lebih memilih ilustrasi yang pantas. Alasannya, lebih aman dan nyaman karena yang hendak dicari dari warta kecelakaan atau warta musibah adalah kecepatan orang untuk bertindak seperti membantu , bukan kecepatan untuk membuat orang lain menikmati keadaan.
Bagaimana dengan di Steemit ini? Ada baiknya juga untuk tidak menyebarkan gambar korban dari kecelakaan atau musibah, termasuk juga gambar orang dalam keadaan sakit. Di Steemithelp bagian etika dianjurkan untuk memakai kode NSFW. Hanya saja di Steemithelp NSFW lebih dipahami dengan pornografi. Sebenarnya, NSFW atau Not Safe For Work juga ditujukan pada hal lain yang jika dilihat menjadi tidak aman dan nyaman alias mengganggu, baik karena usianya maupun karena keadaan orang yang melihatnya.
Ada lagi pertimbangan untuk tidak memuat gambar-gambar kekerasan. Ini kaitannya dengan orang yang mengidap penyakit narsistik dan psikopat. Mereka ini disebut senang dengan reaksi yang dihasilkan dari orang lain dan itu menjadi sumber "makanan" bagi low self esteemnya. Jadi, daripada memberi kesenangan kepada orang-orang yang puas melihat objek penderitaan ada baiknya menghadirkan konten yang mendorong orang lain untuk segera mengambil tindakan penyelamatan, tindakan pencegahan, dan tindakan lain yang memungkinkan korban yang masih selamat atau keluarga korban tidak larut dalam kesedihan, apalagi sampai mengalami trauma.