source
Warung kopi memang sumber inspirasi, mungkin lebih dari sekedar itu, banyak juga yang mendapatkan pujaan hati.
Aku juga, dikenalkan oleh seorang teman dari temannya teman yang seibu dari pamannya. Bukan pintaku, cuma yang bersangkutan gatal pantat melihat diriku nyaris tak tersentuh cinta wanita manapun. Bukan pula tak butuh, toh bertahun-tahun sudah aku lapar oleh cinta, dahaga oleh asmara. Deuk-deuk tapi pajoh han.
Setelah hari pertemuan itu, aku dan Siti pun berpisah, satu di barat dan satu di timur. Jarak dan waktu membuat kami tidak bisa saling prikitiw. Tapi jangan kira kami kekurangan media, Hp jadul kembali kupakai demi menghubungi Siti.
Aku tak langsung menembaknya, ingin kukenali dulu agar tidak bertuss di kemudian hari, sementara kawanku yang dulunya jomblo sudah banyak yang punya pacar. Beberapa bulan setelah penjajakan, aku pun memutuskan untuk ikut jejak teman-teman, iyaa...berpacaran dengan Siti.
Namun akhir-akhir ini hubunganku dengan Siti mulai renggang, mulai dari masalah berkurangnya rasa peduli Siti terhadapku, tidak dihargai, sampai kepada hal yang tidak layak untuk kutuliskan disini. Jangankan untuk melayaniku, merawat diri sendiri saja Siti tidak mau, apa hendak dikata, mandi saja sudah jarang.
Menurut info yang kudengar, teman-temanku juga banyak yang sudah pisah ranjang, bahkan ada yang sudah talaq 1, talaq 2 hingga talaq 3, mungkin karena alasan yang sama sepertiku, tapi biarlah ku tetap sabar menanti perubahan terjadi.
Oyaa, aku lupa memberitahukan kalian bahwa nama aslinya Siti adalah Sitimit, aku yakin sekarang banyak suami yang mulai malas pulang (posting), bahkan ada yang sudah menceraikan akunnya dalam beberapa bulan terakhir. Aku saja yang tergolong sabar sudah mulai memposting nothing, anggap saja inilah caraku untuk tetap langgeng disini.
Just click here to join us in discord.
Join us in Discord And Contact Anyone #VIP Member #promo-steemrural.