Biar lambat asal selamat merupakan satu ungkapan yang sering kita dengar yang menggambarkan dalam suatu perkerjaan hendaknya tidak terburu - buru dan selalu hati - hati, agar mendapat hasil yang baik. Dan sebagian besar orang ungkapan diatas masih digunakan sebagai filosofi hidup, namun diera digital sekarang masihkah berlaku ?
walaupun tujuan dari filosofi tersebut sesungguhnya bagus, bagaimana tidak yaitu mengutamakan keselamatan, tidak ada gunanya terburu-terburu jika keselamatan terancam. Jadi jawaban bagaimana, berlaku atau tidak, itu semua tergantung kepada si pemakainya berlaku atau tidak dan perkerjaan yang dilakukannya. Sayang, jika filosofi ini disalahgunakan dan dijadikan sebagai alasan untuk menunda- menunda suatu pekerjaan dan untuk bermalas-malasan.😆
>[*As Fast As Word Could Fly*] Pamela M. Tuck. Eriq Velasques
Mungkin cukup demikian sebagai pemanis pembuka, mari tinggalkan dulu cerita segelut filosofi diatas. Namun lain halnya dengan cerita binatang yang satu ini walaupun sering ada kaitannya dengan Keterlabatan akan tetapi pasti dan tidak pernah menyerah.
Siapa yang tidak kenal binatang ini, namanya siput, salah satu binatang super lambat didunia, akan tetapi dia tidak pernah lelah untuk mengejar makanan disinilah kita dapat melihat kekuasaan Allah di mana tidak ada satu pun makhluk di dunia ini tanpa sumber kehidupan.
Sumber makanan siput ialah tanaman/ tumbuhan, jika seandainya tuhan menciptakan sumber makanan dari binatang lain yang lebih cepat darinya, sungguh akan susah untuk mendapat makanan dan lama kelamaan akan mati. Maha suci Allah yang telah mengatur segalanya.
Kita sebagai manusia makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lain, makhluk yang paling cepat diantara maklhuk lainnya dengan akal kita. Sudah sepantasnya kita selalu bersyukur atas nikmat ini.
Sekian secuil cerita dari saya, semoga bermanfaat untuk para steemians lovers semuanya..
Salam;
Rizal Fachry