Sebagaian wilayah pesta rakyat pemilihan kepala daerah telah berlalu, kini menghadapi masa pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), baik itu tingkat Kabupaten Kota, Provinsi dan Pusat.
Sebelum menuju kursi "Panas" tentu ada proses-proses yang di lalui, mendaftarkan diri ke partai minsalnya, kampanye, memasang iklan ( Baleho ) dimana ada ruang kosong minsalnya, ini merupakan suatu yang wajib bagi siapa saja yang akan mencalonkan dirinya.
Mendengar kata politik, sebagian besar masyarakat kita masih merasa itu adalah Hewan liar yang lapar sehingga dia siap menerkam mangsa apa saja yang lewat, "Jangan lagi gitu pemikirannya.
Politik itu indah, nyaman dan damai, Jangan aneh-aneh jika salah memaknai nya, sebagian orang juga bilang, "Politik itu terlihat buruk karena orang yang memainkannya", ini ada benarnya juga, artinya perbaiki orangnya dengan cara yang baik maka dengan sendirinya politik itu menjadi baik.
Kenapa saya memberikan judul yang sedemikian, karena saya berpikiran ada yang tidak tepat dengan sistem, kemudian saya ingat dengan kata-kata bijak "jika kamu ingin memperbaiki sistem, maka masuklah dan ubahlah itu sistem", disini saya hanya punya kekuatan untuk mencoret-coret halaman media ini.
Kembali ke pembahasan, Sebagian dari aktor ada yang kurang bijak dia memilih praktik, Black Kamp, dan politik yang tidak nyaman lainnya, enggak percaya kita lihat saja nanti.
Ngomong-ngomong, jika masih saja membuang omong kosong (orasi politik) dan tidak terbukti dengan kinerja nya maka layak jika aktor itu di tempatkan di belakang layar, opsss bukan belakang layar saya kira, tapi pensiun saja, pensiun juga kurang tepat, Baiklah jangan jadi ikutan aja, menjadi penonton yang budiman saja.
Soe Hok Gie pernah mencoretkan kata-kata bijaknya Guru (orang) yang anti kritik, buang saja ke tong sampah.