"Semua orang bisa berkata apa saja, namun anda bisa memilih mana kata yang anda dengar"
Keseharian saya hari ini memang agak tidak melelahkan fisik, karena saya hanya di kos keluar sebentar dan kembali ke kos lagi, meski tidak melelahkan fisik akan tetapi melelahkan pikiran karena melihat berbagai ujaran yang terlihat sekilas ada unsur yang membut saya harus berkata "Anda belum merdeka dalam berpikir".
Memahami hal yang agak rumit dan mengerinyitkan dahi, dua hari ini kita sebagai "Ureng Aceh" bisa mengatakan ini adalah musibah dalam sejarah Aceh selain Tsunami yang sudah hampir di lupakan oleh masyarakat Aceh, akan tetapi tidak kalah menariknya daerah yang di juluki oleh Ir. Soekarno sebagai Daerah Modal juga kembali mendapat musibah yakni orang nomor satu di Aceh tersangka kasus korupsi.
Dari prihal di atas sebagai insan yang merdeka, sejatinya kita memahami benar apa yang mesti kita lakukan, memang benar kita sepakat dengan kata perangi korupsi, bukan malah memunculkan opini yang menjelaskan kita tidak memahami hukum yang berlaku di daerah istimewa Aceh ini.
Karena kata mu menjelaskan keperibadian mu