Hari ini ratusan LSM dan Ormas serta OKP beri dukungan kepada Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji dan lakukan aksi penolakan LGBT di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Sebagaimana diketahui, Sabtu (27/1/2018), AKBP Untung Sangaji memimpin Operasi Pekat (Pemberantasan Penyakit Masyarakat) di lima salon dalam Kecamatan Lhoksukon dan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. AKBP Untung Sangaji beserta petugas berhasil mengamankan 12 Waria ke Mapolres Aceh Utara.
(Foto penyerahan Petisi yang sudah ditandatangani oleh ratusan LSM dan Ormas serta Masyarakat oleh Ketua Koordinator Tgk Mudas LSK kepada Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar)
Ketua koordinator Tgk Mudas LSK dengan lantang menyampaikan orasinya di depan massa yang sudah menunggu. "Jangan ajarkan HAM kepada kami, karena kami lebih manusiawi dari pada kalian para aktivis HAM" tegasnya dalam orasi tersebut.
(Foto spanduk dukungan Ratusan Ormas, OKP dan LSM)
Aksi yang dilakukan pada hari ini, Jum'at (2/2/2018) usai shalat jum'at tadi adalah sebagai bentuk dukungan dari ratusan Ormas dan LSM serta mewakili seluruh masyarakat Aceh kepada Kapolres Aceh Utara. Aksi itu juga dihadiri oleh Asosiasi Keuchik/kepala desa se-Aceh.
(Foto Komunitas Wanita)
Massa pun heboh ketika Gubernur Aceh Irwandi Yusuf serta Ketua DPRA Tgk Muharuddin hadir dalam kerumunan Massa. Sang orator pun mengajak Gubernur dan Ketua DPRA untuk memberikan orasi serta dukungannya. Takbir pun berkumandang riuh saat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mendukung Aksi.
(Foto Saat Irwandi kunjungi lokasi Aksi)
Sesaat setelah Gubernur Aceh menyampaikan orasinya di atas mobil yang disediakan oleh panitia aksi, Ketua DPRA Tgk Muharuddin pun ikut ambil bagian. Dalam orasinya Tgk Muharuddin juga mendukung aksi tersebut.
(Foto dilokasi aksi dukungan kepada Kapolres Aceh Utara dan Penolakan terhadap pelaku LGBT di Aceh)
Aksi yang dilakukan usai shalat jum'at (2/2/2018) berakhir tertib serta tidak anarkis. Massa yang sangat banyak juga tidak meninggalkan sampah di pekarangan Masjid Raya Baiturrahman. Dan besar harapan dari seluruh massa yang hadir di Aksi tersebut agar pelaku LGBT dapat di berantas serta dibina sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Safrizal Sulaiman.