Steemian Companions that I respect ...
Today I was in Kuta Raja (Banda Aceh), with the basic purpose of visiting Prof.'s family. Yusni Sabi, I arrived at Kuta King at 5.30 am with , I stayed at Grandma's house (Prof. Yusni Sabi). As soon as my thoughts directly lead to the bed, without any stale after being directed to the room that has been provided, I immediately take advantage of the bed to eliminate fatigue on the way.
At 10.00 WIB I got a call from my friends had to wake up, by accident at home no one except maid. As soon as I get up and ready to wait for my comrades to come, not long after I finish my friends have reached the front of the house. I just send a message to the housekeeper to convey to my grandmother, we both directly set out to find a place to drink.
While having coffee with @ munawir91 and some other friends, I contacted brother
who was a great promoter of steemit in Banda Aceh area, or more precisely one of KSI Chapter Banda Aceh's managers. I contacted him through the message Whatsapp, not long I immediately get a reply with a remarkable welcome. Abang
invites me to meet at Polem Kupi Lambhuk, around 13:30 Wib I have arrived at Polem Kupi and directly met him who was accompanied by some steemian, sorry I can not mention one by one.
About 15 minutes we were at Polem Kupi, Abang took me to the "Duek Pakat" Pangoe Coffee Shop, he had a meeting with young writers, who would be directed to use Steemit media as a place to test writing skills. The event was an invitation from one of Abang
's seniors, Pak Yarmen Dinamika (Serambi Indonesia Editor) to fill the event and introduce Steemit to young writers with free tariff... hehehe...
Abang is indeed one of
Aceh, at least that is our view in NSC community, many ways he did in introducing Steemit to the public, ranging from gathering people from coffee shops to coffee shops to campuses, even he also use print and electronic media.
What he did was incredible, may he continue to do good so that all people know what is Steemit. Now Steemit users are still very minimal when compared with the population of Aceh let alone Indonesia as a whole.
We all hope in the future, in every Community should prioritize the promotion of Steemit in addition to trying to achieve revenue as much as possible. We are in the NSC community now active with "One Home One Account Steemit" project, this program will continue to run in support of Steemit 's Steemit program, one-day Steemit must reach millions of users as well as other social media. This program is also a step to reduce unemployment, as it was stated by
in its post, @ promo-steem is the best way to reduce unemployment in Indonesia, let alone Indonesia is one of the most online media users, so steemit becomes a revenue event best for them.
Before I close this article, I would like to convey to our steemit friends both in the community and not to continue sharing the steemit information and let both invite the general public to use steemit. If we do not want to introduce them, who else will introduce them to them? Living by sharing is more beautiful than life itself because in life we need others even though we have everything. Hopefully what I say can be a reflection for all of us, thank you for reading my post if willing to leave upvote, resteem and comments with constructive criticism and suggestions.
That is all and thank you.
INDONESA
Sahabat Steemian yang saya hormati...
Hari ini saya berada di Kuta Raja (Banda Aceh), dengan tujuan dasar mengunjungi keluarga Prof. Yusni Sabi, saya sampai di Kuta Raja tepat jam 05.30 Wib bersama , saya menginap di Rumah nenek (Prof. Yusni Sabi). Begitu sampai lansung pikiran saya mengarah ketempat tidur, tanpa basa basi setelah diarahkan ke kamar yang telah disediakan, langsung saya manfaatkan tempat tidur untuk menghilangkan lelah dalam perjalanan.
Jam 10.00 Wib saya mendapat telpon dari kawan pertanda sudah harus bangun, kebetulan dirumah sudah tidak orang kecuali pembantu. Begitu bangun lansung siap-siap dan menunggu kawan datang, tak berapa lama setelah saya selesai kawan sudah sampai di depan rumah. Saya hanya menitip pesan pada pesuruh rumah untuk disampaikan kepada Nenek, kami berdua lansung berangkat untuk mencari tempat ngopi.
Sambil ngopi dengan
dan beberapa kawan lainnya, saya menghubungi abang
yang merupakan promotor ulung steemit kawasan Banda Aceh, atau lebih tepatnya salah satu pengurus KSI Chapter Banda Aceh. Saya menghubungi beliau melalui pesan Whatsapp, tak berapa lama saya lansung mendapatkan balasan dengan sambutan yang luar biasa. Abang
mengajak ketemu di Polem Kupi Lambhuk, sekitar jam 13:30 Wib saya sudah sampai di Polem Kupi dan lansung menjumpai beliau yang sedang ditemani oleh beberapa steemian, mohon maaf belum bisa saya sebutkan satu persatu.
Sekitar 15 menit kami berada di Polem Kupi, Abang mengajak saya ke Warung Kopi "Duek Pakat" Pangoe, beliau ada pertemuan dengan para penulis muda, yang mau diarahkan untuk mempergunakan media Steemit sebagai tempat untuk menguji kemampuan dalam menulis. Acara tersebut merupakan undangan dari salah satu senior abang
yaitu Pak Yarmen Dinamika (Redaktur Serambi Indonesia), untuk mengisi acara sekaligus memperkenalkan Steemit kepada para penulis muda dengan tarif gratis... hehehe...
Abang memang salah satu
Aceh, setidaknya begitulah pandangan kami dalam komunitas NSC, banyak cara yang beliau lakukan dalam memperkenalkan Steemit kepada masyarakat luas, mulai dari mengumpulkan orang dari warung kopi ke warung kopi sampai ke Kampus-kampus, bahkan beliau juga memanfaatkan media cetak dan elektronik.
Apa yang beliau lakukan sangat luar biasa, semoga beliau terus melakukan kebaikan agar semua masyarakat mengetahui apa itu Steemit. Sekarang pengguna Steemit masih sangat minim, jika dibandingkan dengan penduduk Aceh apalagi Indonesia secara menyeluruh.
Harapan kita semua kedepan, dalam setiap Komunitas harus mengutamakan promosi Steemit disamping berusaha meraih pendapatan sebanyak-banyaknya. Kami dalam komunitas NSC sekarang aktif dengan projeck "One Home One Account Steemit", program ini akan terus kami jalankan dalam rangka mendukung program CEO Steemit , satu hari Steemit harus mencapai jutaan pengguna sebagaimana media sosial lainnya. Program ini juga merupakan langkah untuk mengurangi pengangguran, sebagai mana pernah dinyatakan oleh
dalam postingannya,
merupakan langkah yang paling baik untuk mengurangi pengangguran di Indonesia, apalagi Indonesia merupakan salah satu pengguna media online terbanyak, sehingga steemit menjadi ajang penghasilan yang paling baik untuk mereka.
Sebelum saya menutup tulisan ini, saya ingin menyampaikan kepada kawan-kawan senior steemit baik yang tergabung dalam komunitas maupun tidak, untuk terus berbagi informasi steemit dan mari sama-sama mengajak masyarakat umum untuk menggunakan steemit. Jika kita tidak mau memperkenalkan kepada mereka, siapa lagi yang akan memperkenalkannya kepada mereka? Hidup dengan berbagi lebih indah dari pada hidup sendiri, karena dalam hidup kita membutuhkan orang lain meski kita punya segalanya. Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi bahan renungan untuk kita semua, terima kasih telah membaca postingan saya jika bersedia tinggalkan upvote, resteem dan komentar dengan kritikan dan saran yang bersifat membangun.
Sekian dan terima kasih.
Together we can. The spirit of Teamwork NSC is the most important
Thank you to Curator Indonesian and
Contact me on discord
NSC https://discord.gg/cdBc8y4
and
Indonesian Steemit https://discord.gg/AkATAaZ
With the cooperation of Indonesian Curator and Team Work NSC, we will be able to provide useful works for all.
Best Regards Steemit Indonesia