Assalamualaikum sahabat semua.
Semoga dalam lindungan Allah selalu dan dijauhkan dari segala bahaya dan bencana. Bersyukurlah selalu atas rahmat dan nikmat yang telah Allah berikan.
Sahabat semua.
Beberapa tahun lalu pemerintah telah menetapkan subsidi untuk penggunaan gas elpiji 3 kg. Penggunaan gas elpiji 3 kilogram ini hanya untuk masyarakat miskin yang kurang mampu, karena ini merupakan upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di Indonesia.
Karena kemudahan dalam penggunaan dan harga terjangkau membuat masyarakat ramai menggunakan gas elpiji bahkan dari berbagai kalangan. Padahal pemerintah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2008 telah menetapkan tentang siapa saja yang boleh memakai gas subsidi tersebut.
Namun akhir-akhir ini banyak masyarakat yang memiliki usaha menengah bahkan kalangan atas menggunakan gas elpiji 3 kg tersebut. Hal ini menyebabkan gas elpiji 3 kg terkuras untuk mereka yang menggunakannya untuk usaha, inilah yang menyebabkan kelangkaan terhadap gas elpiji 3 kg.
Foto-foto ini saya ambil saat pergi ke kota lhokseumawe Aceh Utara tadi pagi. Saya melihat banyak masyarakat Simpang Kutablang mengantri untuk mendapatkan gas elpiji. Harga gas elpiji disana masih dengan harga normal yaitu 18.000 per tabung. Namun di daerah lain harga gas elpiji 3 kg ada yang mencapai 30 ribu pertabung.
Untuk pembelian gas elpiji 3 kg saat ini, pemerintah telah menetapkan peraturan yaitu setiap masyarakat harus membawa KK dan kartu miskin saat melakukan pembayaran. Terlihat di tangan para pelanggan gas elpiji 3 kg yang sedang mengantri membawa kartu miskin dan KK di tangannya.
Terima kasih telah membaca. Mohon tinggalkan kritik dan saran di halaman komentar.
Terima kasih kepada kurator &
.
Salam untuk #NSC
By