Hari Minggu kemarin aku dan keluarga kecilku jalan-jalan sore ke Stadion Pakansari Bogor, propinsi Jawa Barat, Indonesia. Jalan-jalan sore sambil menunggu waktu berbuka puasa dikenal dengan sebutan "ngabuburit".
Kami menuju ke sana dengan naik Grab Car (taksi online) yang dipesan melalui smartphone.
Aku duduk di kursi tengah bersama dengan suamiku dan anak bungsuku Meta Sapphira.
Anak pertamaku Zahra dan anak keduaku Aisyah duduk di depan di samping supir.
Setelah sampai di Stadion Pakansari, suasana sangat ramai, banyak juga orang-orang yang ngabuburit sambil menikmati suasana sore di halaman luar Stadion Pakansari Bogor. Ada yang menyewakan motor trail, ada yang menyewakan sepeda tandem, becak, wahana permainan anak dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa foto-foto suasana ngabuburit di Stadion Pakansari Bogor :
Sebuah sepeda unik berbentuk mobil VW kodok melintasi jalan di sekitar Stadion Pakansari.
Banyak pedagang yang menjual makanan untuk berbuka puasa dan menyewakan berbagai kendaraan seperti motor kecil, sepeda tandem dan becak serta fasilitas permainan untuk anak-anak seperti sarana belajar melukis, sarana memancing ikan mainan, sarana bermain puzzle dan masih banyak lagi.
Ada juga penampilan dari KPJ (Komunitas Penyanyi Jalanan) yang bernyanyi menghibur pengunjung Stadion Pakansari disediakan wadah tempat uang bagi pengunjung yang ingin memberikan uang seikhlasnya.
Terdapat spanduk bertuliskan jadwal selama bulan Ramadhan di Stadion Pakansari Bogor.
Aku juga mengajak anak-anakku untuk berfoto di sekitar patung huruf bertuliskan : STADION PAKANSARI, karena banyak juga orang-orang yang berfoto di sana hanya beberapa patung huruf saja yang kami dekati untuk berselfi ria :
Sedang asyik-asyiknya berfoto-foto tiba-tiba hujan turun dari mulai gerimis menjadi hujan deras. Kami pun menuju ke musholla untuk berteduh.
Sambil menunggu adzan Maghrib, kami berteduh di teras musholla bersama dengan sebagian pengunjung Stadion Pakansari.
Alhamdulillah aku sudah menyiapkan bekal untuk berbuka puasa dari rumah jadi tidak perlu membeli makanan sambil hujan-hujanan. Setelah Maghrib hujan pun reda dan aku ingin mencari makanan yang hangat. Aku pilih bakso kuah dan aku memesan 2 porsi bakso sedangkan suamiku hanya memesan kopi panas karena dia sudah kenyang makan lontong dan gorengan yang kubawa dari rumah.
Itulah pengalaman pertama kami ngabuburit ke Stadion Pakansari Bogor. Aku sudah tidak penasaran lagi dengan suasana ngabuburit di sana.