Membaca postingan
yang berjudul Sudahlah Kawan, Mari Berjabat Tangan aku tergelitik untuk menanggapinya. Bukan berniat menyerang dan semacamnya, tapi aku merasa apa yang disampaikannya dalam postingan tersebut sudah dalam taraf menjungkir-balikkan ilmu pengetahuan. Bang Bustami, bagiku telah menyampaikan sebuah informasi yang bertentangan dengan fakta yang bersumber dari macam ragam penelitian ilmiah. Apa pasal?
Pada paragaraf pertama, langsung membuka artikelnya dengan informasi tentang Harimau. Katanya, Harimau itu tidak menerkam sesamanya. Harimau itu selalu kompak dan saling berbagi hasil buruan. Dan mereka selalu adil dalam berburu meski hasil buruannya melebihi Harimau lain. Aku nggak tahu persis bang Tami ini ngambil data dari mana. Aku juga tak paham bagaimana maksud adil yang ditulis beliau dalam postingannya itu. Apa mungkin dalam bayangannya Harimau sebelum makan itu menumpuk-numpuk makanannya serupa orang bagi sie meugang? Atawa mungkinkah Harimau telah memiliki lembaga amil zakat, infaq, dan shadaqah sendiri?
Bang tami juga bilang, harimau setiap makan selalu menyisihkan makanannya untuk sesama. Entah kenapa saat aku membaca ini, aku menangkap pesan bahwa Harimau itu makhluk yang sangat mulia dan senang berbagi melebihi manusia. Dan benar saja, bang Tami mengajak steemian untuk mencotoh dan menjadikan perilaku Harimau sebagai panutan. Luar biasa sekali, bukan?
Oleh karena itu, aku merasa harus menanggapi postingan ini. Soalnya seperti yang sudah aku katakan sebelumnya, ini sudah menjungkir-balikkan fakta dan kenyataan. Sudah berpuluh bahkan ratusan riset dan artikel ilmiah yang ada dan beberapa sempat kubaca, tak pernah aku menemukan peneliti yang menyebutkan bahwa pernah menemukan Harimau yang bagi-bagi hasil buruan kepada tetangga layaknya kita di bulan puasa. Juga belum pernah sekalipun kuketahui ada komunitas Harimau di dalam rimba. Apalagi sampai punya lembaga amil yang bertugas membagi-bagikan hewan buruan dengan adil kepada Harimau fakir miskin, yatim piatu, atau lansia.
Sejak 2009 aku telah bergabung dengan organisasi pecinta alam di kampusku. Sejak saat itu aku telah mendaki beberapa gunung dan menerabas hutan rimba sudah menjadi salah satu kegemaranku. Meski begitu, aku belum pernah bertemu hewan yang dilindungi ini di habitat aslinya. Mudah-mudahan sih, jangan. Sebab seperti kata bung Taufan Irawan S.pd., M.Si, temanku yang peneliti Harimau itu, Hewan ini akan mudah menyerang jika dirasa kita ini adalah ancaman untuk teritorialnya. Jadi aku sudah cukup senang bisa melihat hewan ini di kebun binatang. Jikapun suatu saat bertemu hewan ini di habitatnya, aku berharap saat itu aku berada pada suatu jarak yang aman.
Menurut bung Taufan dan dibenarkan oleh banyak jurnal ilmiah, Hewan yang memiliki nama latin Panthera Tigris Sumatrae untuk spesies yang hidup di sumatera ini adalah hewan yang soliter. Apa itu soliter? maksudnya tentu bukan hewan yang suka main game spider solitaire seperti halnya . Oleh karena saya adalah tipe yang dikit-dikit merujuk KKBI, maka saya akan memberi definisi soliter menurut KBBI. Soliter menurut kamus bahasa Indonesia adalah:
soliter/so·li·ter/ /solitér/ a secara menyendiri atau sepasang-sepasang, tidak secara kelompok (tentang pola hidup organisme di alam)
Jadi Harimau itu hewan penyendiri bang Tami. Mungkin mirip prilaku bang Tami kalau lagi galau, benar kan bang? udah, jangan malu. Ngaku aja, aku juga gitu kok kadang-kadang. Juga mirip perilaku manusia kalau lagi nonton bokep. Menyendiri dan menjauh dari kerumunan. Pernah ga bang Tamy, melihat orang nonton bokep di tengah keramaian? ga pernah kan? Begitu juga para peneliti Harimau itu. Mereka ga pernah nemuin harimau yang hobinya kongkow-kongkow bareng di dalam hutan sana. Apalagi harimau yang doyannya meet up atau arisan. Benar memang harimau itu tidak suka menerkam sesamanya bang, kecuali kalau mereka lagi berantam berebut teritorial. Bang Tami pernah nonton NatGeo ga? Disitu sering di tampilkan Harimau yang sedang cakar-cakaran berebut teritori, betina, atau buruan. Jadi cara mereka menyelesaikan perselisihan bukan dengan duduk berunding kayak Indonesia sama GAM tahun 2005 lalu.
Selain itu, Harimau ini berburu malam hari. Mereka mengintai mangsanya dari samping atau belakang dengan cara diam-diam. Saat mangsanya lengah, disitulah dia menerkam secara tiba-tiba. Bukan dengan terang-terangan apalagi petentengan di depan calon mangsanya. Dan ketika itu buruan sudah takluk, segera dia habiskan mangsa itu sendiri sampai nyaris tak bersisa. Bukannya malah bagi-bagi ke tetangga apalagi ke harimau yatim piatu dan kaum dhuafa.
Kalaupun harimau berburu bersama, itu dilakukannya dengan betinanya sendiri. Dengan pasangannya bang. Dan hasilnya juga mereka nikmati berdua. Juga dengan anak-anaknya kalau mereka sudah punya. Jadi bukan seperti yang abang pikirkan bahwasanya harimau itu makhluk yang gemar berbagi dan berjiwa sosial tinggi. Malah, jika ada harimau lain yang berburu dalam kawasan teritorinya, maka harimau tidak segan-segan ngajak si pendatang itu untuk berantam. Dan hasil buruan harimau lain itu juga akan jadi rebutan. Itu juga kalau belum habis dimakan. Harimau akan terus saling cakar-cakaran kayak perempuan dengan pelakor yang ketangkap basah berhubungan sama suaminya. Sampai salah satu dari mereka itu lari lintang pukang dan mengaku kalah.
Jadi begitu bang tamy, Harimau itu tidak seperti yang bang Tamy pikirkan. Harimau adalah hewan penyendiri, tidak suka berbagi hewan buruan, sangat menjaga teritori dari infiltrasi harimau lain, dan sukanya nyerang tiba-tiba dari belakang. Kok aku ngerasa mirip sama perilaku beberapa orang di steemit ini ya?
Kalau bang Tamy mengajak kami mengikuti perilaku harimau dalam mengarungi samudera steemit, jujur aja aku ogah bang. Tapi kalau bang Tami dan kawan-kawan mau, ya silahkan saja. Itu hak bang Tami dan selayaknya harimau, mungkin bang Tami sekarang terancam punah dan sudah seharusnya di lindungi. Tapi sebentar dulu, apa mungkin bang Tamy salah menyebut nama hewan yang abang anggap gemar berbagi, hidup dengan kompak dan tidak saling menyerang? jangan-jangan itu bukan harimau, tapi.... Kambing! Aha!
Terakhir saya mau ngasih tebak-tebakan:
Harimau, harimau apa yang bisa bikin orang-orang bangun?
jawabannya adalah......
Harimau pagi!
Sekian dulu untuk kesempatan ini, semoga kita semua selalu bahagia.