Assalamualaikum sahabat steemian, kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita, jika saya bisa kembali di awal ramadhan, apa yang ingin saya perbaiki? Silakan dibaca, semoga bermanfaat.
1. Tidak Lapar Mata Lagi
Buka puasa kenyataannya justru sering membuat kita lupa untuk menahan hawa nafsu, selepas adzan Maghrib. Karena lapar seharian, apapun dibeli. Apaan aja yang ada di depan mata dimakan termasuk saya sendiri, padahal makna dari berpuasa adalah untuk merasakan penderitaan mereka-mereka yang kelaparan. Tapi nyatanya malah dijadikan ajang balas dendam.
Saya sering sekali mengalami hal itu, saat saya berburu takjil di jalan banyak sekali penjual takjil dimana-mana, bahkan ketika saya melangkah 2 atau 3 kali sudah ada pedagang yang lainnya. Yang dijual pun beragam ada gorengan, lontong, kolak, es buah, sop buah dan berbagai macam es lain. Ini benar-benar menggoda kan? Saat buka puasa apapun yang tersedia di meja makan pasti di santap, hingga akhirnya kekenyangan dan berat melakukan sholat magrib. Ya, meskipun tetap dilakukan sholat tapi tetap saja sholat dalam kekenyangan itu rasanya tidak enak sama sekali.
2. Tidak Melihat Akun Gosip Di Instagram
Bergunjing merupakan salah satu hal yang bisa mengurangi amalan puasa. Membicarakan kejelekan orang lain memang menggoda, tanpa pernah melihat kejelekan diri sendiri. Herannya di instagram akun gosip seperti **h tetap aktif menjelekan kejelakan orang lain (artis) untuk jadi bahan gosip. Dan, celakanya aku sendiri ikut bergabung disana. Awalnya hanya melihat sekilas tapi makin lama makin keterusan, apalagi jika membaca komentar netizen maha benar dibawahnya. Terkadang itu menjadi keseruan untuk menghibur diri. Semoga kedepannya mata ini terjaga dari hal-hal seperti itu.
3. Memaksimalkan Ibadah
Padahal Allah sudah memberikan tawaran terbaik jika kita terus menerus ibadah selama bulan puasa. Bahkan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Siapa yang tidak tergiur? Tapi sayangnya rasa malas menghampiri, bahkan cenderung mengabaikan tawaran itu. "Ah besok aja baca al-qurannya" dengan menunda-nunda tanpa sadar lebaran bahkan tinggal beberapa hari lagi. Apalagi sholat tarawih yang sering tertinggal karena banyak ajakan buka puasa diluar.
Ini bagian paling sedih, sih karena lebaran adalah hari kemenangan tapi apakah saya berhasil menang setelah sebulan berpuasa penuh? Saya kira saya belum memaksimalkan ibadah dan hanya mendapatkan lapar dan haus selama sebulan. Semoga masih diberi kesempatan untuk bertemu di bulan Ramdhan berikutnya. Aamiin.
Terimakasih kepada Kak yang berniat membagikan THR dengan mengadakan kontes menulis ini. Semoga rezeki Kak
semakin banyak dan semoga berkah. Aamiin