Komunitas Rasa Keluarga
Kalimat tersebutlah yang ada dipikiran saya setelah bergabung dan sering berkumpul dengan teman-teman Steemian khususnya KSI Chapter Banda Aceh.
Saya dan beberapa teman lain di Aceh Documentary awalnya diajak gabung ke grup KSI oleh kak . Setelah itu barulah kami mengenal teman-teman KSI lainnya.
Kemudian hari demi hari kami sering ngopi bareng di warung kopi Polem. Disanalah kami sering berjumpa, diskusi, dan juga mencari ide-ide baru.
Ada beberapa meetup yang sudah saya ikuti, dan yang terakhir adalah guling kambing bersama di Joel Bungalow Aceh Besar.
Ide tulisan ini muncul ketika saya selesai membaca salah satu postingan dari bg . Beliau bilang bahwa dari berbagai komunitas hanya di KSI ini komunitas yang tidak memandang siapa kita dan, dan diterima sebagai bagian tanpa perlu dilihat latar belakang.
Iya, itu saya rasakan sendiri selama bergabung didalamnya. Dan tadi malam kami juga baru selesai berkumpul dalam acara ulang tahun sekaligus syukuran wisuda salah satu Steemian yaitu kak di Rumah Kita.
Disana kami seperti biasa masih tidak memandang siapa yang hadir, semua sama sehingga timbul rasa kekeluargaan yang sangat kental. Tidak perlu malu atau segan, tapi tetap menghormati.