Hallo steemian pendaki. Kalian tau tidak bagaimana sejarah penemuan Gunung Cartenz Pyramid di Papua?
Menurut sejarah, Awalnya pegunungan Puncak Wijaya ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pelaut asal Belanda bernama Jan Carstenszoon tahun 1623. Pada hari itu kebetulan cuaca sangat cerah, jarang terjadi di daerah pegunungan Papua. Dari kejauhan Carstenszoon melihat cahaya putih dari es di puncak gunung Jaya Wijaya. Dan lucunya laporan Carstenszoon menjadi bahan tertawaan para ahli di Eropa, karena menurut mereka tidak mungkin terdapat gunung salju di daerah khatulistiwa.
Setelah dua abad lebih dari laporan Carstenszoon, tidak ada lagi laporan penjelajahan yang memverifikasi temuan tersebut.
Barulah pada tahun 1909 usaha perburuan salju kathulistiwa dilakukan oleh penjelajah Belanda, Hendrik Albert Lorentz dengan membawa enam orang suku dayak iban untuk membantu menjelajah ke pedalaman papua.
Tahun 1936, tim ekspedisi Belanda kembali melanjutkan usaha mencapai puncak tertinggi di Papua oleh empat orang pendaki. Tim ini berhasil mencapai gletser di Carstensz Timur dan puncak Ngapulu.
Mereka tidak mendaki Puncak Carstensz yang kita kenal saat ini sebagai puncak tertinggi di Papua.
Pada masa itu, puncak Ngapulu dianggap sebagai puncak tertinggi dengan lapisan es yang masih tebal, di perkirakan mencapai ketinggian lebih dari 4.900 meter. Namun, karena lapisan es sudah menyusut secara drastis, saat ini ketinggian Ngapulu hanya sekitar 4.862 mdpl, 22 meter lebih rendah dari Puncak Carstensz Pyramid yang menjulang setinggi 4.884 mdpl.
Pendaki pertama yang akhirnya berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid adalah seorang pendaki asal Austria, Heinrich Harrer. Ia dikenal karena menuliskan perjalanannya selama 7 tahun di Tibet dan bertemu dengan Dalai Lama.
Buku tersebut akhirnya di filmkan dengan judul yang sama ‘Seven years in Tibet‘. Bersama tiga pendaki lainnya; Philip Temple (New Zealand), Russel Kippax (Australia) dan Albertus Huizenga (Belanda), Harrer berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid pada 13 Februari 1962.
Dia menulis buku kisah perjalanannya yang menjadi best seller "I come from the stone age"
Dari berbagai sumber.
Salam Lestari!!
Gunung Indonesia