Cerita pendek karya Ahmadun Yosi Herfanda mendapat penghargaan dari OCD (Operation Curation Delegation) dengan masuk dalam "nine (9) fantastic Steemit Content Creators in nine different languange!" OCD adalah sebuah lembaga internasional yang melakukan kurasi terhadap tulisan-tulisan terbaik dari seluruh dunia. Cerpen berjudul "Teror Sepucuk Pistol itu" Ahmadun bersanding dengan tulisan dalam delapan negara lainnya.
Karya Ahmadun dipilih oleh kurator OCD untuk bahasa Indonesia, dan macchiata. Dalam pengantarnya, OCD mengatakan bahwa cerpen itu ditulis dengan gaya bahasa rengah mengalir dan diiringi dengan plot yang ciamik. "Kisah yang satu ini sangat direkomendasikan untuk diikuti kelanjutannya," tulis OCD.''
Lengkapnya hasil kurasi OCD bisa dibaca dalam judul:
OCD International Daily: Issue #121. Apun cerpen Ahmadun yang beroleh penghargaan dari OCD itu bisa dibaca dengan mengkilik judulnya, "Teror Sepucuk Pistol itu"..
Ahmadun menambah deretan Steemian Budaya yang mendapat apresiasi OCD. Sebelumnya, apresiasi serupa telah diberikan OCD kepada sejumlah penulis dan pegiat seni budaya lainnya, seperti Mustafa Ismail , Pilo Poly
, Willy Ana
, Fajar Jaryat
, Emong Soewandi
dan Rini Febriani Hauri
.
Ahmadun adalah sastrawan kelahiran Kendal, Jawa Tengah, 17 Januari 1958. Ia telah menerbitkan banyak buku karya sastra, seperti kumpulan cerpen dan puisi. Salah puisinya yang paling terkenal adalah Sembahyang Rumputan. Sekian lama ia menjadi redaktur sastra Harian Republika, sebelum memilih pensiun dini beberapa tahun lalu. Ia salah satu pendiri Komunitas Sastra Indonesia (KSI).
Kegiatan rutinnya adalah menulis, menjadi juri berbagai lomba dan penghargaan, kurator sastra, pembicara seminar, pemateri workshop menulis dan dosen Creative Writing di Universitas Multimedia Nusantara. Bersama Mustafa Ismail , Ahmadun mendirikan portal sastra Litera yang beralamat di litera.co.id. Ahmadun bertindak sebagai pemimpin umum sekaligus pemimpin redaksi media sastra alternatif tersebut.
Ahmadun mulai bergabung dengan Steemit sejak Februari 2018. Ia diperkenalkan oleh dalam sebuah pertemuan membicarakan perihal Litera pada Januari 2018. Ia langsung membuat akun
dan beberapa waktu kemudian disetujui. Namun, karena kesibukan baru pada minggu pertama Februari ia mulai mencoba menulis. "Saya sibuk memeriksa hasil ujian mahasiswa UMN," ujarnya.
Hasil ujian itu, menurut Ahmadun, adalah lebih seratus novel, kumpulan cerpen dan kumpulan puisi. Ia memberi tugas sebagai ujian akhir semester mata kuliah Creative Writing yang diampunya adalah membuat buku. "Dicetak sebagaimana buku umumnya," ujarnya. "Beberapa karya mahasiswa saya ada yang kemudian diterbitkan oleh penerbit mayor," kata Ahmadun suatu kali.
Di awal-awal bersteemit, ia pun terus berkonsulasi dengan terkait hal-hal teknis. "Suatu sore, Mas Ahmadun bolak-balik menelpon saya untuk menanyakan hal-hal teknis," tutur
. Akhirnya,
pun mampir ke rumahnya untuk memandu langsung. Ia pun banyak berdiskusi dengan sejumlah Stemian Budaya lainnya yang sudah lebih dulu membuat akun seperti Willy Ana
dan Iwan Kurniawan
.
Dari kiri: ,
,
dan
di Kafe Roti Bakar 88 Pamulang, Tangerang Selatan
Ia juga aktif di grup Steemit Budaya -- yang mempunyai akun -- dan KSI Chapter Jakarta. Ia pun tak segan-segan bertanya bila ada sesuatu yang ia tdak pahami. Di sana, sejumlah Steemian menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan suka cita. Tiap hari, ia secara rutin memposting satu ssampai dua tulisan, baik puisi, cerpen, esai ringan maupun tulisan perjalanan.
Untuk tulisan perjalanan, ia mengaku punya banyak stok. Sebab, ia kerap melakukan perjalanan di dalam dan luar negeri ketika menjadi wartawan Republika. "Saya juga senang fotografi," ujar pemilik Kafe Roti Bakar 88 Pamulang, Tangerang Selatan itu. Maka itu, sejumlah postinganya adalah foto. Tulisan-tulisan wisatanya juga diwarnai dengan foto yang menarik. *
Diskusi tentang Steemit di teras rumah | Dari kiri:
,
,
,
dan
| Foto:
Anggota Steemit Budaya
Ihan Nurdin
Herman RN
Mustafa Ismail
Teuku Afifuddin
Iman Sembada
Bahagia Arbi
Razack Pulo
Willy Ana
Pilo Poly
Sudiyanto
Fardelyn Hacky
Ansar Salihin
Tabrani Yunis
Andrian Habibi
Joel Pase
Ngarto Februana
Mariska Lubis
Ahmadun Yosi Herfanda
Ayi Jufridar
Iwan Kurniawan
Mahdi Idris
Hamdani Mulya
Masriadi Sambo
Iman Sembada
Edi Miswar Mustafa
Nazar Syah Alam (Apache13)
Ody Nugraha Sujiman A. Musa
Sulaiman Juned
Marhalim Zaini (akun?)
M. Nasir Age
Ali Anwar
Ida Fitri
Awaluddin Ishak ()
Cut Januarita ()
Ikhwanul Halim
Subhan Ihsan
Kas Pani
Jayu Marsuis
Eko Petra
Zulfikar Kirbi
Nadi Hariyansyah
Emong Soewandi
Ampuh Devayan
Benny Poelem (belum diaprove)
Ferhat Muchtar
Iskandar Norman
Ari Rahmadi
Arafat Nur
Okta Piliang
Fikar W Eda (belum diaprove)
Ulfatin CH
Fadiatur Rahmi
Moh Gufron Cholid
Mustiar AR
Yusuf Zulkifli
Mulyadi Nurdin
Rudy Asrori
Khairil Miswar
Ratu Ayu
Hidayatullah Habibi
Nurul Hidayati
Muntazar
Much Zendara Alfin
Berthold Sinaulan
Zulfajri
Rini Febriani Hauri
LK Ara (belum approve)
Taufik Mubarak
Adi Warsidi
Mezra P. (belum approve)
Ayu Cipta (lupa password/bikin baru)
Maksal mina
Muhajir
Pringadi Abdisurya
Cut Agus - awi
Rauzal Juanda
Muhammad rizal
Catatan Akhir
Jika Anda merasa tulisan ini penting, jangan segan-segan untuk membaginya dengan Steemian lain. Follow kami , kami akan segera memfollow Anda kembali. Setiap upvote juga akan kami balas dengan upvote.